Konsumsi Berlebihan
Ini juga yang perlu diingat bahwa liburan selalu identik dengan makanan berlemak, tinggi garam, dan alkohol.
Seperti halnya menu-menu lebaran yang bersantan, tinggi gula menjadi makanan yang rentan bagi kesehatan.
Konsumsi berlebihan ini dapat memengaruhi tekanan darah dan memperburuk kondisi jantung.
Cuaca Dingin
Selain itu suhu rendah saat musim hujan atau dingin dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, meningkatkan tekanan darah, dan memperburuk aliran darah ke jantung, terutama pada individu dengan penyakit jantung.
Gejala serangan jantung dapat berbeda pada setiap orang.
Beberapa di antaranya sering kali diabaikan karena tidak ingin mengganggu momen liburan.
Berikut gejala yang harus diwaspadai:
Baca Juga: Rindu Lebaran di Surga: 35 Ucapan Idul Fitri Menyentuh Hati untuk Orang Tua Tercinta
- Nyeri Dada: Sensasi tertekan atau penuh di bagian tengah dada.
- Ketidaknyamanan di Bagian Atas Tubuh: Nyeri pada lengan, leher, rahang, punggung, atau perut.
- Sesak Napas: Bisa terjadi dengan atau tanpa nyeri dada.
- Gejala Tambahan: Mual, pusing, atau berkeringat dingin.
Serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke jantung berkurang atau terhambat.
Gejala lain yang dapat terjadi sebelum serangan jantung mendadak adalah:
- Detak jantung yang cepat, Pusing atau pening sesaat sebelum pingsan, Sering pingsan secara berulang.
- Komplikasi berbahaya yang dapat terjadi akibat serangan jantung yang parah atau terlambat ditangani di antaranya:
- Gangguan irama jantung atau aritmia, Gagal jantung, Syok kardiogenik, Henti jantung.
Dilansir Siloam Hospital, berikut ini adalah rekomendasi penanganan darurat saat terjadi serangan jantung dalam perjalanan :
1. Menghubungi UGD Terdekat
Ketika Anda sadar bahwa sedang mengalami serangan jantung, jangan pernah mengabaikannya.
Meski saat sendiri, segeralah menghubungi rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api