Diagnosis gagal jantung memerlukan serangkaian pemeriksaan seperti:
- Wawancara medis dan pemeriksaan fisik untuk mendeteksi bunyi jantung abnormal atau pembengkakan
- EKG untuk melihat irama jantung
- Ekokardiografi (USG jantung) untuk menilai fungsi pompa dan struktur jantung
- Tes darah NT-proBNP, yang meningkat bila tekanan dalam jantung tinggi
Jika diperlukan, dilakukan MRI jantung atau kateterisasi untuk mengevaluasi aliran darah koroner secara lebih mendalam.
Penanganan Komprehensif: Obat dan Teknologi Mutakhir
Terapi gagal jantung mengikuti pendekatan Guideline-Directed Medical Therapy (GDMT), yang menggabungkan berbagai jenis obat untuk mengontrol gejala, memperbaiki fungsi jantung, dan menekan angka kematian.
Pada beberapa kasus, pasien memerlukan CRT (Cardiac Resynchronization Therapy), alat pacu jantung khusus yang menyelaraskan kontraksi bilik kiri dan kanan jantung.
Jika pengobatan tidak cukup, dapat dipertimbangkan LVAD (Left Ventricular Assist Device), alat bantu mekanik yang menggantikan sebagian fungsi jantung.
“LVAD adalah solusi untuk pasien dengan gagal jantung lanjut yang tidak responsif terhadap obat-obatan. RS Siloam Kebon Jeruk saat ini sudah menyediakan fasilitas ini,” jelas dr. Novi.
Untuk kondisi gagal jantung akut yang parah, tersedia juga ECMO (Extracorporeal Membrane Oxygenation), alat bantu sirkulasi dan oksigenasi darah. Bila semua opsi tidak berhasil, transplantasi jantung menjadi pilihan terakhir.
Pencegahan Masih Jadi Kunci
Baca Juga: Kemenkes RI: Darurat! Anak Muda Indonesia Banyak Kena Sifilis
Pencegahan gagal jantung tidak sulit dilakukan jika dimulai sejak dini. Langkah-langkah berikut sangat disarankan:
- Menjaga tekanan darah dan kadar gula darah tetap normal
- Menghindari rokok
- Rutin berolahraga
- Mengelola stres
Mengonsumsi makanan sehat kaya serat dan rendah lemak trans, gula, serta garam
“Gaya hidup sehat dan pemeriksaan jantung rutin merupakan investasi terbaik untuk masa depan jantung Anda,” kata dr. Novi.
Grup RS Siloam memberikan layanan menyeluruh untuk pasien gagal jantung melalui tim multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis gagal jantung, kardiologi intervensi, imaging, elektrofisiologi, hingga rehabilitasi jantung.
Klinik Advanced Cardiac Care Clinic (ACCC) di RS Siloam Kebon Jeruk dan Lippo Village memantau pasien secara intensif, termasuk pengaturan obat, pemantauan berat badan, dan edukasi mandiri.
“Kami tidak hanya mengobati, tapi juga mendampingi pasien dalam jangka panjang untuk memastikan kualitas hidup tetap terjaga,” tutup dr. Novi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?