Mpok Alpa tetap menyusui bayi kembarnya walau menderita kanker payudara. [istimewa]
Jika seorang ibu didiagnosis saat sedang aktif menyusui, sebagian besar dokter akan merekomendasikan untuk berhenti menyusui agar bisa fokus pada pengobatan.
Bagi para penyintas yang telah menyelesaikan pengobatannya dan dinyatakan bersih, menyusui umumnya aman untuk dilakukan. Namun, tetap penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan tidak ada sisa efek pengobatan dalam tubuh yang bisa memengaruhi ASI.
Pada akhirnya, keputusan menyusui adalah hak pribadi setiap ibu. Namun, bagi mereka yang berjuang melawan kanker payudara, prioritas utama adalah kesehatan ibu dan keselamatan bayi. Mendapatkan informasi yang akurat dan pendampingan medis yang komprehensif adalah kunci untuk mengambil keputusan terbaik.
Komentar
Berita Terkait
-
Mpok Alpa Dulu Kerja Apa? Kini Wafat Tinggalkan 4 Orang Anak
-
Mpok Alpa Terkenal karena Apa? Ini Rekam Jejaknya Sebelum Meninggal
-
Viral Lagi! Tangisan Mpok Alpa Saat Tahu Positif Hamil, Ternyata Sudah Mengidap Kanker
-
Raffi Ahmad Unggah Pesan Menyentuh untuk Mpok Alpa, yang Meninggal Akibat Kanker
-
Komedian Mpok Alpa Meninggal, Pernah Dibuat Menangis Aipda Ambarita karena di-Prank Bawa Narkoba
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak