- Pemanfaatan Dana Desa didorong untuk mendukung kesehatan anak dan mencegah stunting melalui kebiasaan hidup bersih, gizi seimbang, dan imunisasi lengkap.
- Program edukasi keluarga di tingkat desa terbukti meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan, gizi, dan imunisasi bagi tumbuh kembang anak.
- Kolaborasi pemerintah dan masyarakat memperkuat upaya pencegahan stunting, menjadikan desa sebagai ujung tombak lahirnya generasi sehat Indonesia
Cerita keberhasilan juga datang dari Ratna Sari, Kepala Desa Kota Batu, Kabupaten Bogor, yang melihat perubahan nyata di masyarakat setelah pelatihan SIGAP diterapkan.
“Relawan kami melakukan kunjungan rumah, mengajarkan cuci tangan, membimbing orang tua, dan memberikan pendampingan langsung yang konsisten,” ujarnya
Hasilnya, kesadaran keluarga meningkat signifikan terhadap kebersihan, gizi, dan pentingnya posyandu. Melihat dampak ini, kami berkomitmen mengalokasikan Dana Desa untuk mendukung para kader yang menjalankan program.
Semua dibahas secara terbuka dalam musyawarah desa agar transparan dan sesuai regulasi. Dukungan lintas sektor juga menjadi kunci keberhasilan. Unilever Lifebuoy melihat kolaborasi ini sebagai cara nyata membantu masyarakat mempertahankan perilaku hidup bersih.
“Cuci tangan pakai sabun adalah salah satu cara paling efektif dan hemat biaya untuk mencegah penyakit, tetapi masih sering terabaikan,” tutur Payal Shah, Global Assistant Brand Manager Unilever Lifebuoy.
Sementara itu, Gavi yang selama ini dikenal dengan fokus imunisasi, kini memperluas pendekatannya ke arah promotif dan preventif.
Alia Poonawala, Private Sector Engagement Lead Gavi, mengatakan, imunisasi adalah cara paling ampuh untuk memberikan setiap anak kesempatan tumbuh sehat dan terlindungi.
Melalui Keluarga SIGAP, lanjut dia, baik ibu maupun ayah belajar pentingnya imunisasi lengkap dan tepat waktu, membangun kepercayaan terhadap layanan kesehatan, dan ikut melindungi masa depan anak-anak mereka.
"Bersama Pemerintah Indonesia, kita dapat memastikan setiap anak di berbagai wilayah terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah,” tambah Alia.
Baca Juga: Kondisi Kesehatan jadi Sebab Jokowi Absen HUT ke-80 TNI: Masih Pemulihan, Dianjurkan Tak Kena Panas
Ekspansi program ke Sukabumi dan Brebes menjadi langkah lanjutan agar semakin banyak desa dapat memasukkan kegiatan SIGAP ke dalam rencana dan anggaran mereka.
Sinergi antara kebijakan nasional dan otonomi lokal inilah yang diyakini akan memperkuat upaya Indonesia dalam menurunkan angka stunting dan melahirkan generasi sehat, kuat, dan cerdas — menuju Indonesia Emas 2045.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial