- Vape tetap berisiko, mengandung nikotin dan bahan kimia berbahaya, tegas Dr. Chin Tan Min (PCC).
- Deteksi dini penting, kata Dr. Lim Hong Liang, karena kanker paru sering tanpa gejala awal.
- Terapi modern seperti EGFR TKI dan immunotherapy meningkatkan harapan hidup pasien secara signifikan.
Sementara itu, Dr. Chin menambahkan bahwa terapi EGFR Tyrosine Kinase Inhibitor (TKI) menjadi salah satu inovasi paling efektif bagi pasien kanker paru stadium lanjut.
“Sekitar 80% pasien mengalami perbaikan gejala dalam dua hingga empat minggu pertama, seperti berkurangnya batuk, sesak napas, dan nyeri. Dengan terapi EGFR TKI, kelangsungan hidup rata-rata kini dapat mencapai 3–4 tahun bagi pasien dengan mutasi EGFR,” jelasnya.
Selain terapi bertarget, immunotherapy juga menjadi harapan baru karena membantu sistem imun mengenali dan melawan sel kanker secara alami.
“Efeknya bisa bertahan lama seperti vaksinasi terhadap kanker,” ujar Dr. Lim.
Beberapa pasien bahkan menunjukkan kontrol penyakit jangka panjang dengan tingkat kelangsungan hidup lima tahun mencapai 23%, jauh lebih tinggi dibanding terapi konvensional yang hanya di bawah 5%.
Pendekatan Holistik dan Personal
Dr. Lim menekankan pentingnya pendekatan yang holistik dan personal bagi setiap pasien. Tim multidisiplin di Parkway Cancer Centre terdiri dari ahli onkologi, ahli bedah toraks, radiolog, ahli gizi, hingga konselor psikologis untuk memastikan pasien mendapatkan perawatan menyeluruh.
“Pendekatan kami selalu berpusat pada pasien—tidak hanya pengobatan medis, tetapi juga dukungan emosional dan gaya hidup sehat yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Dengan dukungan teknologi medis terkini dan pengalaman para spesialis, Parkway Cancer Centre terus menghadirkan inovasi pengobatan kanker paru yang efektif, aman, dan berfokus pada kualitas hidup pasien.
Baca Juga: Rumah Besar, Napas yang Sempit
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?