- Bluebird Group berkolaborasi dengan POCARI SWEAT menyediakan minuman isotonik di titik mobilitas selama Ramadan.
- Kolaborasi ini bertujuan mengurangi risiko dehidrasi pada masyarakat yang tetap aktif selama berpuasa.
- Layanan dilengkapi audio pengingat hidrasi dalam taksi untuk meningkatkan kesadaran menjaga keseimbangan cairan.
Suara.com - Ramadan sering kali mengubah ritme aktivitas harian. Dari jadwal makan yang bergeser hingga mobilitas yang tetap padat, tubuh dituntut untuk tetap bugar meski dalam kondisi berpuasa. Di tengah situasi ini, menjaga keseimbangan cairan tubuh menjadi hal penting yang kerap terabaikan, terutama saat bepergian.
Dehidrasi menjadi salah satu risiko yang paling sering terjadi selama Ramadan, terutama bagi mereka yang tetap aktif bekerja atau melakukan perjalanan jauh. Tanpa asupan cairan yang cukup, tubuh bisa lebih cepat lelah, sulit fokus, hingga memengaruhi kenyamanan selama beraktivitas.
Melihat kebutuhan ini, Bluebird Group bersama POCARI SWEAT menghadirkan inisiatif untuk mendukung kesehatan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran. Lewat kolaborasi ini, minuman isotonik POCARI SWEAT disediakan di berbagai titik mobilitas seperti bandara dan stasiun, serta dalam layanan transportasi antarkota.
Tak hanya itu, pengalaman perjalanan juga dilengkapi dengan audio reminder di dalam taksi yang mengingatkan penumpang untuk tetap menjaga hidrasi. Hal sederhana ini diharapkan bisa membantu masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga keseimbangan cairan tubuh, terutama saat berpuasa.
Chief Marketing Officer PT Blue Bird Tbk, Monita Moerdani, menilai bahwa kenyamanan perjalanan tidak hanya soal layanan, tetapi juga kondisi tubuh penumpang.
“Kami percaya perjalanan yang nyaman bisa menjadi ruang jeda di tengah aktivitas Ramadan yang dinamis. Lewat kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan momen kecil yang membuat hari pelanggan terasa lebih ringan,” ujarnya.
Sementara itu, Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawati, menekankan bahwa puasa dengan aktivitas tinggi bisa meningkatkan risiko dehidrasi secara signifikan.
“Menjalankan ibadah puasa di tengah padatnya aktivitas sehari-hari dapat meningkatkan risiko dehidrasi hingga 100%. POCARI SWEAT yang memiliki komposisi mirip cairan tubuh membantu menjaga keseimbangan ION lebih lama,” jelasnya.
Menjaga hidrasi bukan hanya soal minum saat haus, tetapi juga memastikan tubuh tetap mendapatkan cairan yang cukup di waktu sahur dan berbuka. Apalagi bagi mereka yang banyak beraktivitas di luar rumah, keseimbangan ION dalam tubuh berperan penting untuk menjaga energi tetap stabil sepanjang hari.
Baca Juga: 4 Serum Polyglutamic Acid untuk Hidrasi Intensif dan Perkuat Skin Barrier
Dengan semakin tingginya mobilitas selama Ramadan hingga Lebaran, perhatian terhadap hal-hal kecil seperti hidrasi bisa menjadi kunci agar tubuh tetap fit, perjalanan lebih nyaman, dan momen ibadah bisa dijalani dengan maksimal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!