Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?

Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB
Positif terinfeksi demam berdarah. (Shutterstock)
  • Studi FK-KMK UGM memperkirakan beban ekonomi akibat dengue di Indonesia mencapai Rp9 triliun pada tahun 2024.
  • Pasien dengue menanggung beban finansial tinggi, termasuk biaya mandiri serta hilangnya produktivitas selama masa pemulihan berlangsung.
  • Pakar merekomendasikan strategi pencegahan komprehensif, termasuk vaksinasi dengue, untuk mengurangi beban penyakit dan kerugian ekonomi jangka panjang.

"Dari perspektif masyarakat, manfaat ekonominya diperkirakan lebih besar karena turut memperhitungkan biaya yang ditanggung keluarga, kehilangan produktivitas, serta dampak ekonomi lainnya," ujar Prof. Jarir.

Berdasarkan hasil pemodelan, lanjut dia, implementasi vaksinasi dengue berpotensi menghasilkan penghematan biaya sebesar USD329–731 juta atau sekitar Rp5,2–11,5 triliun selama 20 tahun.

Berbagai temuan tersebut dipaparkan dalam Jakarta Dengue Forum (JDF) yang diselenggarakan PT Takeda Innovative Medicines bersama IDAI Cabang DKI Jakarta dan dihadiri lebih dari 300 tenaga kesehatan. 

Forum ilmiah ini menjadi wadah berbagi pembaruan ilmu pengetahuan sekaligus memperkuat kolaborasi dalam upaya pencegahan dengue di Indonesia.

Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines, Andreas Gutknecht, mengatakan besarnya beban kesehatan dan ekonomi akibat dengue menunjukkan bahwa upaya pencegahan memerlukan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

"Kami sangat prihatin melihat besarnya beban kesehatan dan ekonomi yang ditimbulkan oleh dengue di Indonesia. Di Takeda, kami terus berkomitmen bekerja sama dengan pemerintah, organisasi profesi, tenaga kesehatan, sektor pendidikan, media, dan masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan dengue yang komprehensif," ujar dia.

Komitmen ini, lanjut dia diwujudkan melalui edukasi berkelanjutan serta upaya memperluas akses terhadap pencegahan dengue yang inovatif agar semakin banyak keluarga Indonesia terlindungi.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com