- Testosteron tidak hanya berperan dalam kesuburan pria, tetapi juga memengaruhi suasana hati, energi, konsentrasi, serta kesehatan fisik dan psikologis.
- Menurut dr. Christian Christoper Sunnu, Sp.And, gangguan kadar testosteron dapat berdampak pada performa kerja hingga hubungan dengan keluarga.
- Berikut enam manfaat hormon testosteron yang sering luput dari perhatian menurut dr. Sunnu.
Hal serupa juga dijelaskan dalam pedoman Endocrine Society, yang menyebutkan kadar testosteron rendah dapat berkaitan dengan meningkatnya risiko depresi, mudah tersinggung, hingga menurunnya motivasi.
4. Tambahh kemampuan berpikir
Tak banyak yang mengetahui bahwa testosteron turut berperan dalam fungsi otak. Menurut dr. Sunnu, sejumlah penelitian menemukan hubungan antara kadar testosteron yang normal dengan kemampuan memori verbal, kecepatan berpikir, hingga kemampuan spasial.
Karena itu, pria yang mengalami penurunan hormon ini tidak hanya mengeluhkan kelelahan, tetapi juga kesulitan berkonsentrasi atau merasa produktivitas berpikirnya menurun.
5. Bantu jaga performa kerja
Kemampuan berpikir, fokus, energi, dan suasana hati yang dipengaruhi testosteron secara tidak langsung juga berdampak pada performa seseorang di tempat kerja.
"Kadar hormon testosteron dalam tubuh seorang pria bisa memengaruhi kinerjanya di kantor dan hubungannya dengan orang terdekatnya," ujar dr. Sunnu.
Menurutnya, menjaga kadar testosteron tetap normal menjadi salah satu faktor yang membantu pria tetap fokus dalam menyelesaikan pekerjaan dan menghadapi tekanan aktivitas sehari-hari.
6. Dorong gaya hidup aktif dan percaya diri
Manfaat lain testosteron adalah memengaruhi perilaku, termasuk rasa percaya diri, semangat berkompetisi, dan dorongan untuk tetap aktif secara fisik.
Menurut dr. Sunnu, hormon ini turut berperan dalam mendorong seseorang menjalani berbagai aktivitas, termasuk olahraga, sehingga secara tidak langsung ikut mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.