- Seorang pria diduga melakukan pelecehan seksual di dalam angkot kawasan Cipayung, Jakarta Timur.
- Warga sempat mengepung pelaku, namun polisi masih kesulitan memproses kasus karena minimnya saksi mata di lokasi kejadian.
- Kapolsek Cipayung mengimbau korban segera melapor secara resmi agar penyidik dapat menindaklanjuti bukti rekaman CCTV tersebut.
Suara.com - Jagat media sosial kembali digegerkan oleh video dugaan aksi pelecehan seksual di dalam angkutan umum ataun angkot di kawasan Cipayung, Jakarta Timur.
Dalam rekaman yang viral tersebut, seorang pria yang diduga sebagai pelaku tampak sudah dikepung warga, sementara korban yang juga merupakan pria terlihat emosi saat menceritakan tindakan asusila yang baru saja dialaminya.
Berdasarkan keterangan video yang diunggah akun Instagram @kabarcipayung24jam, pelaku diduga sengaja memepet korban saat angkot tengah berjalan dan nekat menyentuh bagian sensitif korban.
Aksi berani warga yang mengamankan terduga pelaku ini pun langsung direspons cepat oleh aparat kepolisian.
Kapolsek Cipayung, Komisaris Polisi Saut Parulian Tobing, menegaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim ke lokasi untuk mengumpulkan bukti-bukti penguat.
"Kami sudah mengambil dokumentasi, mencari bukti dan saksi-saksi dan mencari CCTV," tutur Saut kepada wartawan, Kamis (25/6/2026).
Meski telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), kepolisian mengaku menghadapi tantangan karena minimnya saksi mata yang melihat langsung detik-detik pelecehan tersebut di dalam angkot.
Oleh karena itu, ia mengharapkan korban untuk segera melayangkan laporan resmi guna memproses hukum pelaku.
"Kita malam itu langsung cek TKP, namun saksi nggak ada yang melihat kejadian dimaksud. Kami imbau korban segera melapor," ujar Saut.
Baca Juga: Kasus Pemerkosaan EZ Buka Tabir Rentannya Buruh Disabilitas Perempuan di Perkebunan Sawit
Di sisi lain penyidik kekinian juga tengah menyisir rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang rute yang dilewati angkot tersebut.
Saut memastikan akan mengusut tuntas kasus ini demi memberikan rasa aman bagi pengguna transportasi umum.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
3 Bedak Padat untuk Usia 40-an: Bisa Samarkan Kerutan Halus, Makeup Jadi Mulus
-
Pajak EGR Dinilai Bikin Transaksi Emas Elektronik Seret, Airlangga Turun Tangan
-
Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi
-
Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus
-
Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik
-
Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
-
Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'
-
Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung Jadi 'Pemilah Sampah', Bakal Jadi Profesi Terlindungi
-
Kasus Kematian Mantan Istri Anggota Polri, Komisi III DPR RI: Jangan Gegabah Simpulkan Bunuh Diri
-
Ribuan Pemilah Sampah di Bantargebang Kini Punya Jaminan Kerja