Kanker Payudara dan Serviks Bisa Diam-Diam Berkembang, Jangan Tunggu Sampai Muncul Gejala!

Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:15 WIB
Foto oleh Anna Shvets dari Pexels
  • Kementerian Kesehatan mencatat puluhan ribu kasus baru kanker payudara dan serviks pada tahun 2020 di Indonesia.
  • Dokter spesialis menyatakan kanker payudara dan serviks tahap awal sering kali tidak menimbulkan gejala atau keluhan.
  • Bethsaida Hospital menyediakan layanan kesehatan terintegrasi untuk skrining kanker dan pemeriksaan kesehatan perempuan secara komprehensif.

Menjaga kesehatan perempuan sebenarnya tidak berhenti pada pemeriksaan kanker. Kebutuhan kesehatan juga dapat berubah seiring bertambahnya usia, mulai dari kesehatan reproduksi, persiapan kehamilan, kehamilan, hingga memasuki masa menopause.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Women's Health Center Bethsaida Hospital menghadirkan layanan kesehatan perempuan yang terintegrasi. 

Konsep one stop service memungkinkan berbagai kebutuhan pemeriksaan dan konsultasi ditangani dalam satu layanan, dengan dukungan Electronic Medical Record (EMR) serta Personal Care Assistant (PCA).

Dalam layanan deteksi dini, tersedia pemeriksaan USG payudara dan mammografi yang dapat disesuaikan dengan usia serta faktor risiko pasien. 

Untuk skrining kanker serviks, tersedia Pap Smear ThinPrep dan HPV DNA melalui metode co-testing. Pemeriksaan ini membantu mendeteksi perubahan sel abnormal sekaligus mengidentifikasi infeksi HPV risiko tinggi yang menjadi penyebab utama kanker serviks.

Selain skrining kanker, layanan kesehatan perempuan juga mencakup konsultasi ginekologi, kesehatan reproduksi, program kehamilan, pemantauan kehamilan, serta pemeriksaan kepadatan tulang melalui Bone Mineral Densitometry (BMD), terutama bagi perempuan yang memasuki masa menopause dan memiliki risiko osteoporosis.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com