Indotnesia - Semarak menyambut Lebaran 2022 sudah dipersiapkan oleh sejumlah masyarakat dengan mudik ke kampung halaman. Selain transportasi umum dan mobil pribadi, tak jarang masyarakat mudik dengan mengendarai sepeda motor.
Meski tak direkomendasikan untuk perjalanan jauh, mudik dengan sepeda motor masih jadi pilihan sejumlah masyarakat. Oleh karena itu, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan agar mudik menggunakan sepeda motor tetap aman dan nyaman.
Meski demikian, pemudik harus menyadari bahwa mengendarai sepeda motor hingga ratusan kilometer saat mudik dapat meningkatkan ancaman sakit pinggang. Spesialis Bedah Saraf dan Ortopedi, Dr. dr. Luthfi Gatam, Sp.OT menyebut penggunaan sepeda motor untuk mudik bagi lansia sangat tidak dianjurkan.
Sebaliknya, Dr. Luthfi mengatakan pemudik muda yang mengendarai sepeda motor tetap diperbolehkan walau harus memperhatikan waktu istirahat yang seimbang.
“Menurut saya jangan dipaksakan. Untuk anak muda paling lama dua jam di perjalanan, lalu berhenti, rebahan sebentar untuk melemaskan otot-otot tubuh,” jelasnya, dikutip dari Suara.com pada Kamis (28/4/2022).
Ketua Gatam Institute Eka Hospital Orthopedic & Spine Center itu juga menyampaikan pentingnya istirahat bagi para pemudik yang naik sepeda motor di semua usia. Pasalnya, otot punggung akan terus bekerja meski tanpa beban tas berat sehingga perlu melakukan peregangan saat istirahat, salah satunya dengan jalan-jalan.
Tak hanya kesehatan punggung, mudik dengan sepeda motor juga harus memperhatikan faktor lain, seperti cek kendaraan hingga memilah barang bawaan. Nah, secara umum berikut ini tips mudik aman dan nyaman dengan sepeda motor:
1. Pastikan sepeda motor dalam kondisi prima
Seperti kendaraan lainnya, sepeda motor juga harus dipastikan memiliki kondisi baik saat akan digunakan untuk mudik. Setidaknya, lakukan servis motor minimal 3 hari sebelum keberangkatan.
Pastikan juga untuk berkonsultasi pada teknisi jika motor akan digunakan dalam perjalanan jauh, sehingga bisa lebih meminimalisir masalah kendaraan yang terjadi saat di jalan.
2. Jangan berlebihan membawa barang bawaan
Sepeda motor merupakan kendaraan yang labil, sehingga untuk mendapatkan keseimbangan sempurna, pemudik diimbau agar motor hanya dikendarai satu orang dengan berat bawaan maksimal 20 kg.
Selain itu, bobot keseluruhan saat mengendarai motor tak boleh lebih dari 150 kg dengan lebar barang bawaan tidak melebihi setang.
3. Siapkan kondisi fisik
Selain memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, sebelum mudik Lebaran menggunakan motor juga harus mempersiapkan kondisi kesehatan fisik. Apalagi jika harus melakukan perjalanan jauh, pemudik perlu menjamin kesehatan dan kebugaran tubuh agar tetap berkonsentrasi saat berkendara.
Berita Terkait
-
5 Langkah Mudah Menanam Bunga Telang untuk Pemula: Hanya 2 Bulan Bisa Panen!
-
6 Tips agar Sepeda Lipat Makin Ngebut di Jalanan, Tak Takut Tertinggal saat Gowes Bareng
-
12 Tips Memilih Shade Lipstik Sesuai Warna Pakaian, Biar Makin Serasi dan Stylish
-
Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Lipstik Nude? Ini Tips Memilihnya agar Tak Pucat dan Kusam
-
Punya HP Lipat? Hindari 5 Kesalahan Ini Sebelum Terlambat
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Manfaat Timun untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Minat Asing pada Kopi dan Buah-buahan Turun, Ekspor Pertanian Jadi Susut
-
Fenomena 'Ghosting' Rekrutmen: Ketika Perusahaan Menuntut Profesionalisme tapi Lupa Etika Dasar
-
Diaspora Indonesia Berburu Suaka AS Demi Menghindari Deportasi Massal Era Donald Trump
-
BRI Dukung Transformasi PMI di Taiwan Menjadi Wirausaha Produktif
-
BRI Tegaskan Komitmen Pemerataan Layanan Perbankan di Daerah 3T Lewat Peran Aktif Mantri
-
Temui DPR, 18 Konfederasi Buruh Serahkan Bundelan Draf RUU Ketenagakerjaan Hasil Konsolidasi
-
Dari Pekerja Migran ke Pengusaha, BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Keterampilan Bisnis
-
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma