/
Jum'at, 03 Juni 2022 | 07:50 WIB
(Sumber: Instagram/@ataliapr)

Indotnesia - Duka menyelimuti keluarga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan semua orang yang turut berempati atas hilangnya Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril.

Jagat Twitter hingga Jumat (3/6/2022) pagi dipenuhi ungkapan duka kepada Eril, yang namanya telah disebut sebanyak lebih dari 39,1 ribu.

Istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya, mengunggah pesan menyentuh atas kepergian sang putra. Diketahui, ia meninggalkan Swiss untuk kembali ke Indonesia.

Dalam sebuah postingan di Instagram @ataliapr, Atalia menuliskan dirinya telah menitipkan Eril dalam penjagaan dan perlindungan terbaik dari Tuhan. Seperti diketahui, Eril hanyut di Sungai Aare, Swiss, dan pencarian selama 8 hari belum membuahkan hasil.

"Insya Allah kamu tidak akan kedinginan, kelaparan atau kekurangan apapun. Bahkan kamu akan mendapatkan limpahan kasih sayang, karunia dan kebahagiaan yang tak pernah putus," tulisnya.

"Di sini, di sungai Aare yang luar biasa indah dan cantik ini, mamah lepaskan kamu, untuk kita bertemu lagi cepat atau lambat," lanjutnya.

Ungkapan hati seorang ibu untuk anaknya itu membuat warganet banjir air mata dan menyampaikan empati. 

"Jujur tidak pernah sesedih dan sesesak ini ketika mendengarkan berita duka dari sosok publik figur, tidak pernah juga se-intens itu dalam menunggu perkembangan beritanya dengan harapan ada kabar baik menyertai," tulis salah satu netizen.

"bukan siapa siapanya tapi ikut sakit se sakit sakitnya, eril bu atalia kang emil dan zara semoga allah segera mempertemukan kalian dalam keadaan yang sebaik baiknya," tulis warganet yang lain.

"Dari peristiwa hilangnya ananda A Eril, diingatkan buat selalu berserah sama sang pemilik kehidupan. Semoga keluarga bapak Ridwan Kamil, Bu cinta, dan zara di berikan ketabahan dan keikhlasan," cuit salah satu warganet.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat juga telah mengedarkan seruan untuk melaksanakan salat gaib untuk mendoakan Eril dan keluarga Ridwan Kamil agar diberikan kekuatan dan ketabahan.

Pencarian Eril, seperti yang disampaikan KBRI Bern pada Kamis (2/6/2022), masih terus dilanjutkan dengan mengerahkan patroli darat, patroli perahu, dan penerbangan drone.

Namun, pencarian dengan penyelam tidak dilakukan karena derasnya arus sungai. Fokus pencarian beradai di area Marzili hingga pintu air Engehalde, serta patroli di area antara Schwellenmaetelli hingga Wohlensee. Upaya pencarian intensif akan terus dilanjutkan hingga Jumat (3/6/2022) dengan tambahan dukungan anjing pelacak.  

Sebagai informasi, Eril hilang sejak Kamis (26/5/2022) pukul 11.24 waktu setempat. Keterangan kepolisian menyebutkan Eril mengalami situasi darurat saat berenang.

Load More