Indotnesia - Sebuah video kemarahan penumpang belum lama ini viral di media sosial. Kegaduhan tersebut terjadi lantaran pesawat mengalami delay atau keterlambatan terbang sekitar 3 jam.
Video yang diunggah oleh akun TikTok @sumiati_erwin itu terjadi pada sebuah maskapai penerbangan dari Bandara Yogyakarta menuju Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang, Sabtu (18/6/2022).
Penumpang yang telah berada di dalam pesawat sejak jadwal boarding pada 16.40 WIB harus menunggu hingga 19.40 WIB, akhirnya memilih keluar dari pesawat lantaran tidak mendapatkan penjelasan pasti dari pihak maskapai.
Saat mengalami delay penerbangan, penumpang pesawat memperoleh sejumlah hak kompensasi. Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. PM 89 Tahun 2015 Pasal 2, tertulis ada 3 kategori keterlambatan yang berlaku di Indonesia:
1. Keterlambatan penerbangan (flight delayed);
2. Tidak terangkutnya penumpang dengan alasan kapasitas pesawat telah terpenuhi (denied boarding passenger);
3. Pembatalan penerbangan (cancellation of flight).
Sesuai dengan Undang-Undang Penerbangan pasal 146, ketika terjadi keterlambatan terbang pihak maskapai memiliki tanggung jawab memberikan kompensasi pada penumpang kecuali jika disebabkan oleh faktor eksternal seperti kondisi cuaca dan teknis operasional.
Kompensasi yang diberikan pada penumpang yaitu mengalihkan ke penerbangan lain tanpa membayar biaya tambahan; dan/atau memberikan konsumsi, akomodasi, dan biaya transportasi apabila tidak ada penerbangan lain ke tempat tujuan.
Setidaknya ada 6 kategori kompensasi yang harus diberikan oleh pihak maskapai ke penumpang saat mengalami keterlambatan terbang, berdasarkan Permenhub No. PM 89 Tahun 2015 Pasal 9:
1. Kategori 1, keterlambatan 30 menit s/d 60 menit kompensasi berupa minuman ringan;
2. Kategori 2, keterlambatan 61 menit s/d 120 menit kompensasi berupa minuman dan makanan ringan (Snack box);
3. Kategori 3, keterlambatan 121 menit s/d 180 menit kompensasi berupa minuman dan makanan berat (heavy meal);
4. Kategori 4, keterlambatan 181 menit s/d 240 menit kompensasi berupa minuman, snack box, dan heavy meal;
5. Kategori 5, keterlambatan lebih dari 240 menit kompensasi berupa ganti rugi sebesar Rp300.000 ribu;
Berita Terkait
-
Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir
-
5 Kritik Ferry Latuhihin: Rupiah Anjlok, Curigai Mati Listrik Massal Gegara 'Ekonomi'
-
Ubah Patah Hati Jadi Motivasi, Intip Makna Lagu Terbaru BoyNextDoor 'Viral'
-
Viral Beckham Putra Hampir Ribut dengan Penonton usai Timnas Indonesia vs Mozambik
-
Viral Aksi Heroik Nenek Lindungi Cucu Saat Gempa Dahsyat di Filipina
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Mendarat dari Bangkok, 10 Penumpang WNI Langsung Positif Narkoba di Bandara Soetta
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul
-
Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran