Gelembung aset dapat menyebabkan resesi ketika para investor terlalu optimis mendapatkan keuntungan besar di pasar saham hingga menggelembungkannya namun seketika gelembung itu meletus dan menghancurkan semuanya.
4. Inflasi Tinggi
Inflasi yang terjadi secara bertahap masih bisa terkendali, tetapi jika kenaikkan harga berlebihan dapat membahayakan perekonomian.
5. Deflasi Tinggi
Inflasi tak terkendali dapat menyebabkan resesi, tetapi deflasi yang berlebih bisa lebih buruk. Karena ketika deflasi harga mengalami penurunan hingga menyebabkan upah berkontraksi.
6. Perubahan Teknologi
Penemuan baru yang menyebabkan AI dan robot mengambil alih aktivitas perekonomian karena menghemat tenaga kerja juga dapat menyebabkan resesi.
Dampak resesi pada kita
Jika suatu negara mengalami resesi, bukan berarti hal itu tidak berdampak pada seseorang yang tidak memiliki bisnis besar. Menurut Forbes, resesi juga dapat mempengaruhi berbagai lini kehidupan dan semua orang.
Baca Juga: 5 Penyebab Resesi Ekonomi, Waspada Bisa Terjadi di Indonesia!
Ketika terjadi resesi, kita mungkin bisa kehilangan pekerjaan bahkan sulit menemukan penggantinya karena tingginya tingkat pengangguran. Hal itu tentu berdampak buruk dan dapat mengacaukan rencana masa depan hingga menguras tabungan kita.
Bagi pemilik bisnis akan sulit mendapat banyak pemasukan bahkan terancam tutup usaha. Sementara para investor bisa kehilangan investasinya, seperti saham, obligasi, real estate, dan aset lainnya hingga dapat kehilangan uang.
Adanya resesi, tentu juga berpengaruh pada kesehatan kita. Orang akan mudah stress, depresi, hingga menjadi sakit-sakitan.
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Comeback Dramatis, Dean James Bantu Go Ahead Eagles Tahan Feyenoord 2-2
-
Bukan Kupas Bawang, Ini Sosok Susanah Warga Bogor yang Disebut Prabowo di Sidang MPR
-
Edi Purwanto Minta Logistik Gempa NTT Merata, Prioritaskan Bayi, Ibu Hamil dan Lansia
-
BI dan ASPI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, 8 Bank Resmi Jadi Penerbit
-
5 Pilihan Cerdas Bebas Bokek, Ini Rekomendasi Motor Bekas 5 Jutaan Paling Irit dan Tahan Banting
-
Pilot Malaysia Penyelundup Ekstasi Diduga Beraksi di Banyak Negara Sejak 2024
-
Ulasan Metamorfosis Franz Kafka: Ketika Manusia Dinilai dari Kegunaannya
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, Kilang Plaju Konsisten Jaga Jejak Panjang Energi Negeri
-
Mantan Istri Soekarno Hadir Upacara HUT ke-81 RI, Kaget Kondisi Istana Sudah Berganti
-
Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?