/
Kamis, 28 Juli 2022 | 13:24 WIB
Kopda Muslimin tewas setelah muntah-muntah di rumah orangtuanya di Kendal, Jawa Tengah, Kamis (28/7/2022) (Foto: dok. Kapendam IV/Diponegoro)

Salah satu pelaku penembakan, Sugiono alias Babi, mengaku memiliki hubungan dekat dengan Kopda Muslimin. Kedekatan di antara keduanya sering dilakukan ketika mabuk dan nongkrong bersama.

Babi juga menjelaskan istrinya bekerja di konter ponsel dan judi togel milik Kopda Muslimin. Seorang warganet di Twitter juga mengungkap sang anggota TNI itu sebagai bandar togel di Semarang.

"Kebetulan nih orang temen papah aku. Jadi sih pak Muslimin ini bandar togel di Semarang, makanya bisa bayar Rp120 juta meski cuma kopral doang, dan rumahnya bagus," tulis akun @ritare**.

Minta Maaf dan Diduga Minum Racun

Irjen Ahmad Lutfhi membenarkan kematian Kopda Muslimin pada pukul 07.00 WIB. Menurut keterangannya, Kopda Muslimin sempat meminta maaf kepada orangtuanya.

Setelah minta maaf, ia muntah-muntah dan diduga telah meminum racun hingga akhirnya menemui ajal.

Load More