Indotnesia - Video cuplikan Tasyi Athasyia ketika membuat konten bersama Ibu dan kembarannya Tasya Farasya ramai jadi buah bibir warganet. Hal itu, berawal ketika Tasyi tak menghadiri acara ulang tahun anak Tasya.
Karena alasan itu, netizen mengira bahwa hubungan seleb kembar tersebut sedang tidak baik-baik saja. Warganet pun semakin menghujat Tasyi ketika muncul video cuplikan konten 2 tahun lalu yang tidak ada sangkut-pautnya.
Pasalnya, dalam video itu ada candaan Ibunya yang terkesan menyebut Tasyi sebagai anak kurang ajar. Sementara Tasya mengeluh karena selalu harus mengikuti kemauan kembarannya.
Atas konten tersebut, wanita keturunan Arab itu mulai mendapat bully dari warganet. Hujatan dan cacian yang dilakukan, tentu membuat efek buruk bagi keluarganya.
Tak terima istrinya mendapat hinaan, suaminya Syech Zaki memasang badan untuk membela dan mengklarifikasi yang terjadi.
Dalam suatu hubungan, sikap Zaki sebagai suami dapat disebut sebagai love language. Love language adalah ekspresi kasih sayang yang diperbuat seseorang kepada orang lain.
Love language atau bahasa cinta tidak hanya untuk hubungan suami istri atau kekasih, tetapi juga berlaku untuk hubungan keluarga atau persahabatan.
Mengutip laman Verywellmind, ada 5 bentuk love language.
1. Words of Affirmation (kata- kata penegasan)
Baca Juga: Alasan Tasyi Athasyia Tak Datang ke Acara Tasya Farasya Dibeberkan Suami
Bahasa cinta seseorang dapat ditunjukkan melalui kata-kata yang bisa berupa pujian atau penghargaan. Pengungkapan kasih sayang ini dapat menjadi dorongan yang baik, semangat, bahkan membuat hari seseorang menjadi menyenangkan.
2. Quality Time (waktu yang berkualitas)
Seseorang dengan bahasa cinta akan senantiasa memfokuskan perhatian pada seseorang yang sedang bersamanya. Mereka menginginkan perhatian penuh dengan meletakkan HP dan fokus pada pembicaraan dan kontak diantaranya.
3. Physical Touch (sentuhan fisik)
Sentuhan fisik dapat menjadi love language utama yang membuat seseorang merasa dicintai. Tak melulu soal seks, sentuhan fisik bisa berupa pelukan atau berpegangan tangan.
4. Acts of Services (tindakan pelayanan)
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi