Indotnesia - Rumor perselingkuhan komedian Sule dan penyanyi Riesca Rose berhembus sejak Kamis (4/8/2022). Bahkan, istri Sule, Natalie Holscher. yang sedang dalam proses cerai itu juga menyinggung sosok Riescha di Instagram.
Penyanyi jebolan AFI 13 akhirnya buka suara dan meminta warganet berhenti menghujatnya. Akibat isu tersebut, ia harus kehilangan beberapa pekerjaan.
"Cukup ya menghujat aku. Puas kan semua pekerjaan aku dibatalkan karena ini?" tulis Riesca Rose di Instagram Story, Jumat (5/8/2022).
Terlepas benar atau tidaknya isu perselingkuhan di pernikahan Sule dan Natalie, ada sejumlah alasan kenapa sebaiknya Anda tidak selingkuh terhadap pasangan.
Kerap kali, selingkuh disebabkan oleh ketidakpuasan pada sebuah hubungan. Namun, jika Anda berpikir selingkuh untuk merasa lebih baik, yang ada itu hanya membuat situasi menjadi sangat berantakan.
Berikut 7 alasan Anda sebaiknya tidak selingkuh seperti dilansir dari Marriage dan Inspiring Tips:
1. Kehilangan Martabat dan Integritas
Orang yang selingkuh tidak hanya dicap sebagai "penipu" tapi juga sebagai pembohong dan orang yang tidak memiliki prinsip moral. Bahkan, orang-orang tidak akan memberikan respect.
Walaupun ada kemungkinan Anda akan dimaafkan oleh pasangan, namun hubungan yang terjalin atau pernikahan tidak akan pernah sama lagi. Pasangan akan semakin sulit mempercayai Anda.
Baca Juga: Kronologi Senator Australia Klaim Warganya Bisa Bawa Wabah PMK karena Kotoran Sapi di Bali
2. Akhirnya Akan Ketahuan
Mungkin Anda merasa mampu menutupi perselingkuhan dengan rapat. Tapi disadari atau tidak, ketahuan adalah kenyataan perselingkuhan yang tak terhindarkan.
Rasa malu dan kesedihan akan membayangi hidup Anda ketika ketahuan berselingkuh. Jika Anda berniat untuk mengkhianati pasangan, hentikan. Ingat peribahasa "Sepintar-pintarnya bangkai ditutupi, baunya tetap tercium juga".
3. Menyakiti Perasaan
Ketika Anda punya perasaan atau khawatir dengan pasangan, fokuslah terhadap hal itu. Perasaan seperti itu bisa jadi salah satu alasan Anda untuk tetap setiap.
Tanyakan ke dalam hati kecil Anda, apakah pasangan Anda akan tetap bersikap normal apabila ada perselingkuhan dalam hubungan? Apalagi, jika Anda ketahuan selingkuh, yang tentu saja akan menyakiti perasaannya.
Anda juga akan menghancurkan kepercayaan, harapan, dan impian pasangan. Hal tersebut tentu bisa membuat mereka sedih dan depresi.
4. Penyesalan Seumur Hidup
Penyesalan memang selalu datang di akhir dan bisa membuat Anda menderita seumur hidup. Perselingkuhan bisa membuat Anda tidak tenang tidur dan melihat kesedihan di wajah-wajah orang yang tersakiti, termasuk anak dan keluarga.
5. Terkena PMS
Penyakit Menular Seksual (PMS) tak jarang berkorelasi dengan perselingkuhan. Perzinahan meningkatkan berbagai penyakit menular seperti gonore, sifilis, herpes, HIV, dan AIDS.
6. Menghasilkan Pola yang Toxic
Seseorang yang pernah selingkuh tidak menyadari bahwa hal itu akan meningkatkan kemungkinan perilaku serupa di masa depan.
Selingkuh pada dasarnya juga merugikan diri sendiri karena polanya yang toxic karena akan terjadi terus-menerus Jadi, cobalah fokus untuk tetap setia.
7. Berakhir di Penjara
Perselingkuhan, khususnya perzinahan, adalah tindakan yang melanggar hukum, bahkan dapat dijerat dengan hukuman penjara. Di Indonesia, hal tersebut diatur Kitab Undang-undang Hukum Pidana. Pada pasal 284 disebutkan, pelaku perselingkuhan dapat diancam pidana penjara paling lama 9 bulan.
Apabila perselingkuhan telah mengarah ke perbuatan zina, maka suami atau istri dari pasangan yang melakukan zina dapat melaporkan istri atau suaminya serta selingkuhannya ke polisi atas dasar perbuatan perzinahan yang diatur dalam Pasal 284 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Perlu dipahami, istilah “perselingkuhan” memang tidak diatur secara khusus dalam KUHP maupun aturan hukum pidana lainnya. Tapi, hukum pidana atau KUHP hanya mengenal istilah “gendak (overspel)”.
Gendak (overspel) adalah persetubuhan yang dilakukan oleh laki-laki atau perempuan yang telah kawin dengan perempuan atau laki-laki yang bukan isteri atau suaminya.
Jadi, itulah 7 alasan sebaiknya Anda tidak selingkuh. Jika terjadi permasalahan dalam sebuah hubungan, cobalah berbicara dari hati ke hati dengan pasangan.
Jangan jadikan selingkuh sebagai pembenaran atas masalah yang terjadi. Jika memang harus berpisah, maka bukan karena selingkuh atau kebohongan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Novel Melukis Langit Dermaga: Pemulihan Diri di Kota Pelabuhan Kecil Jerman
-
Buruan Daftar! Penukaran Uang Baru 2026 di Sumsel Sudah Dibuka, Ini Jadwal & Lokasinya
-
Duel Panas Cremonese vs Genoa Menjadi Pertaruhan Harga Diri Emil Audero
-
Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas IV Halaman 97: "Where are They Doing in Break Time?"
-
Aurel Tak Terlihat di Postingan Gen Halilintar, Pesan Atta Halilintar Soal Jaga Jarak Picu Spekulasi
-
Cara Tukar Uang Baru di BRI, BNI, BCA untuk Lebaran 2026, Bawa Ini Biar Lancar!
-
Pemerintah Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah, Bahlil Minta Bank Biayai Hilirisasi
-
Xiaomi 17 Ultra Masuk Jajaran HP Kamera Terbaik Q1 2026, Kalahkan iPhone 16 Pro Max
-
Ziarah Jelang Ramadan di Denpasar: Pelestarian Tradisi di Tengah Terbatasnya Lahan Pemakaman
-
Bunga Matahari yang Gigih