Indotnesia - Persatuan Dukun se-Indonesia (PDSI) melaporkan Pesulap Merah atau Marcel Radhival ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Selasa (9/8/2022). Alasan pelaporan itu lantaran aksi sang pesulap yang membongkar trik dan dianggap menghina para dukun.
Para dukun mengaku tak terima karena Marcel seakan menghina profesi para dukun.
"Jadi beredar video di sosial media yang dilakukan oleh Marcel Radhival yang menghina profesi dukun," kata salah satu perwakilan PDSI dikutip dari akun Instagram @lambe_turah pada Kamis (11/8/2022).
Sebelumnya memang banyak beredar sejumlah video podcast Pesulap Merah di kanal YouTube para artis maupun miliknya sendiri ketika menceritakan trik yang digunakan oleh dukun ketika menangani pasiennya. Karena aksinya itu, para dukun melaporkan dengan pelanggaran UU ITE.
"Dia bilang bahwa dukun profesinya sebagai penipu dan pencabulan, makanya kami di sini melaporkan dengan dugaan UU ITE," kata salah satu PDSI.
Selain itu, di YouTube-nya yang bernama Marcel Radhival kebanyakan berisi konten yang membongkar trik yang digunakan para pesulap, orang pintar, atau pun dukun.
Atas konten-konten tersebut para dukun lalu mengaku sepi pelanggan karena masyarakat mulai tidak percaya dengan kekuatan magic dari dukun.
"Dia jelek-jelekin berarti mengurangi rezeki teman-teman kami, bahkan sepi sama sekali dengan adanya YouTube Pesulap Merah," ujar salah satu PDSI.
Menurutnya, aksi Marcel Radhival itu mematikan pemasukan teman-teman dukun yang mencari rezeki lewat jalan tersebut.
Baca Juga: Pesulap Merah Dilaporkan PDSI, Brigjen Krishna Murti: Ke Dukun dong, Katanya Bisa Bikin Penglaris?
"Akhirnya mengundang reaksi para dukun, sehingga para dukun mengambil sikap dan melaporkan Pesulap Merah ke Polres Metro Jakarta Selatan,"imbuhnya.
Sebelumnya, Gus Samsudin juga sudah melaporkan Pesulap Merah atas dugaan pencemaran nama baik ke Polda Jawa Timur pada Rabu (3/8/2022).
Terkait kasus dengan Gus Samsudin, Marcel menanggapinya dengan santai. Bakan, pesulap merah juga menantang untuk membuktikan jika apa yang dilakukannya tidak benar.
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Batasan Kontestan Asian Games Dicabut, John Herdman Urung Jadi Pengangguran Parsial
-
Tekad Bos MMSGI Perkuat Kualitas SDM RI
-
Jelang THR Cair, Waspada! Penipuan Digital Mengintai Lewat Link Palsu
-
Membedah Teknologi di Balik Jersey Anyar Timnas Indonesia, 2 Fitur Jadi Kuncian
-
7 Ide Hampers Lebaran Buatan Sendiri, Lebih Berkesan untuk Orang Terdekat
-
Perang Nuklir di Ambang Pintu, Siap-siap Negara Ini Hilang dari Peta Dunia
-
Gojek Bagi Rahasia Mudik Nyaman Bebas Ribet di Terminal Giwangan Jogja, Praktis dan Anti Semrawut
-
Ratu Rizky Nabila Akui Jadi 'Jin Dasim' Perusak Rumah Tangga Pesulap Merah: Aku yang Ngusek-Ngusek!
-
Go Internasional! Byon Combat akan Digelar di Malaysia untuk Kali Pertama
-
The Adventures of Tom Sawyer: Kenakalan yang Menghidupkan Masa Kecil