Indotnesia - Penyelidikan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang sudah berjalan sebulan lebih makin memperlihatkan titik terang. Baru saja, Polri menetapkan Putri Candrawathi atau Istri Ferdy Sambo sebagai tersangka setelah sebelumnya gagal dimintai keterangan akibat kondisinya.
Ketika kasus penyelidikan pembunuhan Brigadir J dimulai, motif pertama yang muncul yaitu adanya tindak pelecehan yang dialami oleh PC sehingga menyebabkan ajudan suaminya menghabisi korban.
Sejak itu, nama PC terus disorot oleh penyidik hingga masyarakat. Berikut fakta-fakta Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo sejak awal penyelidikan.
1. LPSK memberikan perlindungan terhadap PC
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) bersedia memenuhi permintaan perlindungan kepada yang bersangkutan yang diajukan pada 14 Juli 2022 lalu.
Pengajuan perlindungan itu dilakukan karena motif pembunuhan yang terungkap saat itu adalah adanya pelecehan yang dilakukan Brigadir J terhadap PC ketika mereka berada di Magelang. Bahkan sejak peristiwa penembakan yang terjadi di Duren 3, istri Ferdy Sambo terlihat dalam kondisi syok.
2. PC disebut tak kooperatif
Meksi sudah mendapat perlindungan, namun PC belum berani bersuara terkait kasus penembakan Brigadir yang lantas menyeret nama suaminya, Ferdy Sambo. LPSK menyebut dari dua kali pertemuan yang sudah dijadwalkan Putri masih belum memberikan keterangannya.
“Beliau mengajukan permohonan karena butuh perlindungan, asumsinya ya. Kalau butuh perlindungan tentu namanya juga meminta, pasti ada sesuatu hal yang mau ditanya, ya respons dong," kata Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu dikutip dari Suara.com.
Baca Juga: Putri Candrawathi Jadi Tersangka Baru dalam Pembunuhan Berencana Brigadir J
3. LPSK cabut perlindungan terhadap PC
Mengutip dari Suara.com, berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan oleh tim khusus bersama dengan Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto menghentikan penyelidikan kasus tersebut. Pasalnya, tidak ditemukan dugaan motif pembunuhan akibat tindak pelecehan yang dialami PC.
Karena itu LPSK menyatakan menghentikan perlindungan terhadap PC terkait laporan dugaan pelecehan seksual karena statusnya yang tidak jelas apakah sebagai korban, sanksi, atau lainnya.
4. PC disebut mengalami traumatis hingga gangguan jiwa
Kegagalan dua pertemuan tersebut membuat LPSK meyakini bahwa PC masih mengalami traumatis. Meski lembaga perlindungan itu juga menyebut tidak tahu alasanya dibaliknya.
Kemudian, mengutip dari Suara.com Wakil Ketua LPSK, Susilaningtyas mengungkapkan bahwa PC sedang mengalami gangguan jiwa. Hal itu didasarkan pada pemeriksaan medis psikiatri dan psikologis oleh LPSK pada Selasa (9/8/2022).
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam
-
Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim
-
Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup
-
Bintang Timnas Maroko Achraf Hakimi Akan Diadili dalam Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Sinopsis Daikuko: GATE24, Drama Jepang Terbaru Shuri dan Maeda Gordon
-
Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar
-
Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil