Indotnesia - Cacar monyet atau monkeypox sebelumnya telah ditetapkan sebagai kondisi darurat kesehatan global oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan merebak di sejumlah negara Eropa dan Amerika Serikat.
Terbaru, Indonesia yang sebelumnya menyatakan aman dari wabah cacar monyet kini mengkonfirmasi adanya penemuan satu kasus yang ditemukan pada pasien laki-laki berusia 27 tahun.
“Satu pasien terkonfirmasi dari DKI Jakarta, laki-laki usia 27 tahun,” ungkap juru bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohamad Syahril dalam konferensi pers yang digelar secara virtual di YouTube Kementerian Kesehatan RI, Sabtu (20/8/2022).
Berdasarkan keterangan juru bicara Kemenkes, pasien yang terkonfirmasi cacar monyet tersebut memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri dan mengalami gejala yang tidak terlalu berat, yaitu adanya demam, pembesaran kelenjar limfe atau getah bening di leher, ruam di sejumlah anggota badan diantaranya muka, sebagian alat genitalia, dan telapak tangan.
Pasien terkonfirmasi cacar monyet tersebut telah menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit dan diumumkan positif pada Jumat (19/8/2022) setelah menjalani PCR yang dilakukan 2 hari sebelumnya.
Meski begitu, Mohamad Syahril menjelaskan bahwa pasien kondisi pasien tersebut kini dalam keadaan baik-baik saja dengan gejala ringan. Sehingga, pasien tidak perlu diisolasi dan hanya disarankan untuk menjalani isoman di rumah.
Sebelumnya, Kemenkes juga telah menangani adanya dugaan kasus cacar monyet pada 22 suspek orang yang akhirnya dinyatakan negatif setelah menjalani PCR.
Diketahui, cacar monyet bukan merupakan virus baru dan telah ada sejak 1958. Meski begitu, hingga kini belum ada pengobatan khusus untuk menangani virus tersebut selain diberikan obat guna mengurangi gejala, seperti vaksinasi dan obat antivirus.
Penularan cacar monyet di antara manusia bisa terjadi melalui kontak langsung, seperti adanya luka di kulit yang terbuka, melalui cairan tubuh, droplet atau percikan air liur saat bersin dan batuk, serta menyentuh permukaan yang telah terkontaminasi penderita virus monkeypox.
Baca Juga: Data Pelanggan PLN Diduga Bocor dan Dijual, Menkominfo Bakal Beri Sanksi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Gubernur Khofifah, Wagub, dan Keluarga Salat Idul Adha di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya
-
Toyota Akan Pangkas Produksi Mobil di Luar Jepang, Terdampak ke Asia dan Timur Tengah
-
Senja dan Cinta yang Berdarah: Ketika Sastra Jadi Cara Melawan Pembungkaman
-
Kisah Nyata Perburuan Duo Kriminal yang Diidolakan: Fokus Utama The Highwaymen di Netflix
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Momentum Idul Adha, BRI Group Salurkan Lebih dari 5.000 Hewan Kurban untuk Masyarakat
-
Mahoni: Lelaki yang Mengajakku Mencuri Jambu dan Berkeliling Naik Sepeda
-
Mencuci Jeroan Hewan Kurban di Sungai, Warga Surabaya Kena Sanksi
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i
-
Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan