Indotnesia - Kabar duka datang dari keluarga kerajaan Inggris, Ratu Elizabeth II dikabarkan meninggal dunia di Balmoral, Skotlandia akibat kesehatan yang memburuk, Kamis (8/9/2022) waktu setempat.
Hingga kini, pihak kerajaan belum memberikan pernyataan resmi terkait penyebab meninggalnya orang nomor satu di Britania Raya itu.
Semasa hidupnya, wanita 96 tahun tersebut juga jauh dari kabar jatuh sakit dan tidak pernah dilaporkan memiliki riwayat penyakit serius.
Menjadi penguasa kerajaan sejak 1952 silam, Ratu Elizabeth II dikenal sebagai pemimpin dengan jabatan terlama dalam sejarah Inggris dan seringkali melakukan sejumlah kunjungan kenegaraan serta kunjungan resmi.
Semasa muda, Ratu Elizabeth II pernah berkunjung ke Indonesia pada tanggal 18-22 Maret 1974 didampingi Pangeran Philip, mengelilingi sejumlah kota yaitu Bali, Yogyakarta dan Jakarta.
Kunjungan tersebut menjadi tanda babak baru hubungan Indonesia-Inggris. Uniknya, dalam kedatangannya tersebut, sang ratu datang menggunakan kapal pesiar kerajaan, yaitu Royal Yacht Britannia.
Peristiwa unik sekaligus bersejarah tersebut sangat jarang terjadi, karena setiap kali kepala negara atau pemerintahan melawat ke negara lain biasanya hanya menggunakan pesawat terbang.
Bali menjadi pintu gerbang kedatangan Ratu Elizabeth II dan suaminya dalam melakukan kunjungan ke Indonesia menggunakan kapal pesiar menuju Jakarta.
Dalam pelayarannya dari Bali, rombongan kerajaan Inggris tersebut dikawal ketat oleh kapal fregat HMS Argonaut dan KRI Samadikun, lalu berlabuh di Pelabuhan III Samudera Pura, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Baca Juga: 5 Fakta Charles Jadi Raja Inggris dan William Menyandang Pewaris Takhta Pertama
Ketika tiba di Jakarta, Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip disambut langsung oleh Presiden Soeharto dan Ibu Tien dengan perayaan meriah pawai ondel-ondel lengkap dengan tanjidor.
Keduanya menjadi tamu kenegaraan pertama Pemda DKI Jakarta dan mendapatkan sambutan pula dari Gubernur Ali Sadikin yang mengajak keduanya berkeliling kota tua.
Selain Bali dan Jakarta, momen satu-satunya kunjungan ratu kerajaan Inggris ke Indonesia itu juga melawat ke Yogyakarta dan diterima oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX di Kraton Yogyakarta.
Momen kunjungannya ke Yogyakarta itu juga menjadi peristiwa sejarah dan penting bagi hubungan bilateral Inggris-Indonesia yang lebih dinamis, maju, kuat, berkembang hingga terbangun kemitraan strategis.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Influencer Digital Hari Ini: Antara Pengaruh dan Tanggung Jawab
-
7 Jersey Original Murah Piala Dunia 2026: Mulai Rp300 Ribuan, Asli Adidas dan Nike!
-
ATEEZ Raih Grand Prize, Intip Daftar Pemenang Seoul Music Awards ke-35
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Punya Koleksi Merchandise Piala Dunia? Simak 7 Tips Merawatnya Supaya Awet
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta