/
Jum'at, 09 September 2022 | 11:40 WIB
Potret Ratu Elizabeth II (Instagram/ @buckinghampalaceroyal)

Indotnesia - Masyarakat dunia sedang berduka lantaran Ratu Elizabeth II meninggal dunia pada Kamis (8/9/2022) waktu setempat di kediamannya Balmoral, di Skotlandia. Pasalnya, sosoknya begitu dikagumi dan dicintai oleh rakyatnya.

Nenek pangeran William ini telah menduduki kursi tahta tertinggi Kerajaan Inggris selama 70 tahun. Setelah kepergiannya, kepemimpinan Inggris digantikan oleh putranya Pangeran Charles, yang kini menjadi Raja Charles III.

Selain dikagumi, Ratu Elizabeth II juga dikenal selalu tampil nyentrik dan mencuri perhatian. Lalu, bagaimana kepribadian sang ratu selama sebagai orang terpenting di Inggris?

1. Seorang yang individualis

Sifat individual ratu diceritakan oleh Gubernur Jenderal Kanada Michaelle Jean ketika berkunjung ke acara di Kastil Barmoral yang diselenggarakan oleh ratu. Michaelle bercerita bahwa saat di rumah Ratu Elizabeth II, dia begitu santai bahan menyiapkan makanan bersama juga membantu mencuci setelah selesai.

2. Seorang yang profesional

Kepribadian Ratu Elizabeth II yang profesional diungkap oleh Lady Pamela Hicks, sepupu Pangeran Philip, Duke of Edinburgh, mengomentari kepribadian Elizabeth sebagai "individualistik".

Ibu Hicks mengenang dan menceritakan ketika Raja George VI meninggal. Saat itu Ratu Elizabeth sedang berada di Kenya bersama suaminya. Namun, ketika dia mengetahuinya dia malah berkata "Saya sangat menyesal, tapi kita harus kembali ke Inggris.”

3. Seorang yang praktis dan siap

Baca Juga: Mengenang Kunjungan Ratu Elizabeth II ke Indonesia, Berkeliling dari Bali hingga Yogyakarta

Mengutip dari Suara.com, Sir Kenneth Scott, seorang sekretaris pribadinya selama 10 tahun ,mengungkapkan ratu begitu serius saat menjalankan tugasnya. Dia juga membongkar ketika bagaimana Ratu begitu praktis sebelum tampil ke publik.

"Sang ratu hendak masuk ke resepsi acara di Istana Buckingham ketika di balik pintu yang tertutup, dia mengeluarkan lipstik dari tasnya, menyentuh bibirnya tanpa menggunakan cermin dan kemudian mengangguk agar pintu dibuka. Bertugas dan siap beraksi!,” ungkap sekretarisnya.

4. Seorang yang humoris

Selera humor orang terpenting di Kerajaan Inggris ini diungkapkan oleh politisi Kanada Michael Ignatieff pada tahun 2010 setelah dia bertemu dengan ratu. Dia bercerita bahwa dirinya dikejutkan oleh "rasa absurd yang luar biasa" dan mencatat "selera humornya, rasa absurd, rasa komedi kehidupan telah selamat dari 60 tahun kehidupan publik yang melelahkan."

5. Energik dan tampil nyentrik

Dari Suara.com, menurut Duchess of Cambridge Kate Middleton, Ratu Elizabet II adalah seorang yang penuh energik. Dia bahkan mampu menghadiri 295 acara pada tahun 2019.

Load More