Selain itu, cara peminjaman pada masa lalu juga menuntut konsumen untuk meninggalkan salah satu identitas atau sejumlah uang yang dimiliki sebagai jaminan.
Meski sempat menerapkan sistem lawas tersebut, Teddy pun perlahan berinovasi dengan mengubah rental komik miliknya menjadi lebih terbuka dan tanpa harus meninggalkan identitas ketika akan meminjam.
Sadar akan risiko seperti banyak konsumen membaca di tempat dan buku tidak kembali, Teddy percaya pada prinsip kejujuran dan kepercayaan yang dimilikinya bahwa konsumen itu jujur dan ia harus memberikan mereka kepercayaan.
“Kita ubah kemudian, ndak boleh gitu karena KK kan kejujuran dan kepercayaan. Jadi, kita percayalah setiap konsumen itu jujur, kita kasih mereka kepercayaan. Karena itu, udahlah saya catat aja namanya. Kalau balikin ya sukur, kalau enggak ya kembali ke moral. Barang segitu tidak besar tapi dosanya sama kok. Itu akan mendidik dia sendiri.,” ungkapnya.
Walaupun kini Teddy hanya memiliki satu toko rental buku, ia juga berkeyakinan bahwa era buku cetak tidak akan mudah ditelan jaman meski digempur digitalisasi.
“KK itu kecil dibandingkan gelombang besar yang ada, gelombang informasi dunia ini yang ada. Tetapi KK ingin memberi makna bahwa kita berdiri, kita punya sesuatu yang berbeda dibandingkan yang lain,”
“Kamu boleh dapat informasi dari internet, kamu boleh dapat informasi dari orang tua guru dll. Tapi saya katakan, kamu akan punya imajinasi lebih pada saat membaca, membaca apa saja,” pungkas Teddy.
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron
-
Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG
-
17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik
-
Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!
-
Dugaan Penggelapan Rekrutmen BLUD RSUD Karanganyar, Polisi Telusuri Aliran Dana
-
Apakah Smartwatch Bisa untuk WA? Ini 5 Merk yang Mendukung WhatsApp
-
Viral Sam Meychou Jadi Tahanan Tercantik di Kamboja, Siapa Dia dan Kena Kasus Apa?
-
Nikmati Cashback Rp45 Ribu di Marugame Udon Pakai QRIS BRImo
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Tragedi Tolikara, DPR Desak Pemerintah Jamin Nyawa Warga Sipil di Papua