/
Sabtu, 10 September 2022 | 13:33 WIB
Bisnis sewa komik di Jogja yang masih eksis. (Indotnesia/ Eko Junianto)

Indotnesia - Di era sekitar tahun 1990-an, bisnis rental komik pernah berjaya dan jadi favorit banyak orang, terutama bagi mereka yang mencari tempat alternatif lebih murah dibanding membeli komik secara langsung.

Sayangnya, seiring berjalannya waktu, eksistensi rental komik justru mulai menghilang bak ditelan jaman akibat gempuran digitalisasi.

Di era digital seperti saat ini, banyak buku dapat dengan mudah di akses secara digital. Bahkan, perkembangan era komik pun berganti secara daring yang dikenal dengan istilah webtoon.

Meski begitu, di Jogja ada rental komik yang hingga kini masih eksis, salah satunya adalah KK Book Rental. Toko sewa komik ini masih bertahan dan terus berinovasi, menjadi ‘nyala’ bagi industri rental komik, khususnya di Yogyakarta.

Sejarah KK Book Rental

Berdirinya KK Book Rental tak lepas dari hobi membaca sang pemilik yang memiliki ratusan ribu koleksi buku dan komik.

Mulanya, toko sewa yang terletak di timur jembatan Lempuyangan, Yogyakarta ini hanyalah sebuah rental komik sederhana.

Hingga tahun 1990-an, ketika komik masa komik berjaya di Indonesia, KK Book Rental berkembang pesat hingga memiliki sejumlah cabang yang tersebar di Jogja.

“Kita pas masuk (membuka KK Book Rental) itu pas era perubahan itu kemudian beruntung pada waktu itu kita masuk, konsumen muda bisa mau, bisa menerima komik Jepang karena yang sebelumnya komik dari Indonesia, komik-komik lama itu terkesan kurang mendidik,” jelas Teddy, pemilik KK Book Rental.

Baca Juga: Gelar Konser Perayaan 30 Tahun Dewa19 di Kuala Lumpur, Warganet: What A Great Show!

Pada saat awal merintis KK Book Rental, awalnya Teddy menambah koleksi buku rental yang dimiliki dengan bertanya langsung kepada pelanggan.

Pasalnya, modal yang terbatas membuatnya harus secara bijak mengelola dana dan tidak asal membeli koleksi buku maupun komik.

Seiring berjalannya waktu, koleksinya terus bertambah dan beragam. Tak hanya komik Jepang, tetapi juga novel karya penulis Indonesia hingga buku-buku terjemahan karya penulis luar negeri.

Tetap Eksis dengan Terus Berinovasi

Menurut Teddy, ketika sekitar tahun 90-an ke bawah, rental komik memiliki sistem peminjaman yang tertutup. Artinya, penjaga berada di depan rentetan rak komik, lalu konsumen harus meminta kepada penjaga untuk mengambilkan komik yang akan dipinjamnya.

Maka dari itu, pada masa tersebut pengetahuan dari penjaga rental akan sangat penting dibutuhkan, terutama dalam hal mencari judul-judul komik yang telah disediakan.

Load More