/
Minggu, 02 Oktober 2022 | 09:15 WIB
Gas air mata biasa digunakan untuk memecah kerusuhan. (Unsplash/Koshu Kunii)

Adapun gas air mata bekerja dengan membuat iritasi pada mata, hidung, mulut, dan paru-paru. Hal itu menyebabkan batuk, nyeri mata, buta sementara, bersin, dan tangis.

Umumnya, gejala iritasi akan muncul setelah paparan selama 20 hingga 60 menit. Pada kasus sedang, paparan gas air mata akan sembuh setelah 30 menit.

Meski begitu, bagi para pengidap penyakit pernapasan dan jantung, paparan gas air mata mengakibatkan dampak risiko bahaya yang tinggi karena dapat memicu komplikasi penyakit.

Jika kamu terpapar gas air mata, usahakan tetap tenang, jangan panik, dan segera lakukan langkah-langkah di bawah ini untuk mengatasinya.

Cara Mengatasi Tembakan Gas Air Mata

1. Tutup hidung, mulut, dan mata untuk meminimalisir gas yang terhirup.

2. Basuh bagian tubuh yang terkena gas dengan air bersih dan sabun selama 10-15 menit .

3. Hindari menggosok mata, segera lepas kontak lensa dan bersihkan kacamata.

4. Ganti pakaian yang terkontaminasi. Khusus baju yang dilepas melewati kepala, dianjurkan untuk digunting agar tidak menyebabkan iritasi di pada bagian wajah.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Drakor tentang Perselingkuhan yang Penuh Emosi dan Dendam

5. Gunakan odol pada bagian bawah mata agar terhindar dari mata perih ketika terpapar gas air mata.

Load More