Indotnesia - Ratusan suporter yang hadir dalam babak pertandingan Arema FC dan Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10/2022) meninggal dunia akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.
Kekalahan klub sepak bola Singo Edan terhadap Bajul Ijo, 2-3 di Liga 1 2022/2023 memicu kekesalan suporter Arema yang kemudian merangsek lapangan hingga bentrok dengan polisi.
Akibatnya, 126 orang meninggal dunia, selain suporter terdapat juga korban dari anggota polisi. Selain itu, kerusuhan juga membuat dua mobil polisi rusak dan barang-barang di dalam stadion terbakar.
Peristiwa berdarah itu lantas jadi perbincangan publik hingga tagar Kanjuruhan jadi trending topik di Twitter dengan 63 ribu cuitan.
Lalu, apa itu Stadion Kanjuruhan dan berapa kapasitas penonton yang tersedia?
Diketahui, Stadion Kanjuruhan merupakan kandang klub sepak bola Malang Arema FC yang terletak di Kepanjen, Malang, Jawa Timur.
Stadion ini mulai dibangun pada 1997 dan dibuka untuk publik pada 9 Juni 2004 yang diresmikan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri bersamaan dengan pertandingan kompetisi Divisi Satu Liga Pertamina antara Arema FC dan PSS Sleman.
Sejak awal dibuka, Stadion Kanjuruhan telah digunakan oleh Arema FC dan pada 2019 juga mulai dipakai Arema Putri hingga sekarang.
Baca Juga: Trending di Twitter, Ini Profesi Regi Datau yang Diisukan Selingkuh dari Ayu Dewi
Menghabiskan dana pembangunan sebesar Rp35 miliar, stadion ini memiliki kapasitas 46.000 tempat duduk dan 1.000 penonton berdiri.
Pada tahun 2010, renovasi dilakukan untuk memenuhi syarat dalam mengikuti Liga Champions AFC 2011 dengan menambah daya pada pencahayaan.
Adapun insiden yang terjadi antar suporter Arema FC dan Persebaya dalam pertandingan Derbi Super Jawa Timur merupakan kerusuhan pertama kali yang terjadi di Stadion Kanjuruhan.
Peristiwa tersebut juga lantas membuat sejumlah warganet mengucapkan duka cita atas meninggalnya ratusan orang dalam tragedi besar itu.
"innalillahi, 126 isn’t just numbers. this is so painful and devastating. may all the soul rest in peace," tulis akun @lalavienrose__.
"Innalillahi..kerusuhan bola sampai ratusan orang meninggal itu gimana ceritanya?" tulis akun @madmadahmad.
Bahkan, lewat akun Twitter resmi klub sepak bola Persebaya Surabaya, mereka juga menyampaikan belasungkawa atas tragedi itu.
"Keluarga besar Persebaya turut berduka cita sedalam-dalamnya atas jatuhnya korban jiwa setelah laga Arema FC vs Persebaya. Tidak ada satupun nyawa yang sepadan dengan sepak bola," tulisnya.
"Alfatihah untuk para korban Dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," lanjut an milik klub Bajul Ijo itu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis