Indotnesia - Aktor Aldi Taher kembali bikin pernyataan unik yang bikin tertawa netizen. Pasalnya, dia meminta Baim Wong untuk membintangi film karyanya yang berjudul 'Bisikan Prank'.
Hal tersebut disampaikan Aldi di akun Instagramnya, Senin (3/10/2022). Kemudian pada Selasa (4/10/2022), ia kembali mengunggah pernyataannya itu dibarengi dengan video ekspresi wajahnya.
"Baim Wong mending lu main film gw aja. Judulnya BISIKAN PRANK," tulis Aldi.
"Buat apa banyak followers kalau kontennya nggak berfaedah," lanjutnya di caption.
Seperti diketahui, pria berusia 38 tahun tersebut kerap mengeluarkan komentar yang bikin netizen kesal. Tapi sekarang, warganet nampaknya setuju dengan Aldi. Bahkan namanya ramai dibicarakan di Twitter. Seorang netizen menilai apa yang dikatakan sang aktor itu ada benarnya.
"Ada-ada aja Aldi Taher. Tapi emang benas sih, daripada bikin konten nggak jelas mending main film yang bisa menghibur aja walaupun kualitas jelek, setidaknya nggak menyakiti perasaan orang," tulis seorang warganet di Twitter.
"Walaupun kata orang dia nggak jelas, tapi jokes-nya masuk banget di gue," imbuh yang lain.
"Aldi Taher makin ke sini, makin ke sana, kemari, dan tertawa," tulis komentar netizen.
Baim Wong lagi-lagi menjadi sorotan setelah konten prank YouTube-nya menuai kecaman. Dalam konten yang sudah diturunkan itu, sang istri, Paula Verhoeven, melapor pada polisi bahwa dirinya mengalami KDRT atau kekerasan dalam rumah tangga.
Baca Juga: Kyuhyun Super Junior Sambangi Indonesia, Sapa Fans hingga Selfie Bareng Rossa
Namun kemudian, laporan tersebut adalah prank dan tidak ada KDRT. Lelucon tersebut mendapat tindakan serius, Baim dilaporkan ke polisi atas tuduhan laporan palsu.
Polres Metro Jakarta Selatan menyatakan pihak terlapor adalah Baim Wong dan Paula Verhoeven. Sementara itu, Komnas Perempuan menyebut konten Baim dan Paula berdampak buruk terhadap korban KDRT.
"Maka tidak etis jika KDRT ini hanya dijadikan konten prank atau guyonan. Korban KDRT butuh pendampingan dan butuh dukungan dari masyarakat," tutur anggota Komnas Perempuan Bahrul Fuad, seperti dikutip dari ANTARA.
KDRT merupakan kasus serius yang perlu penanganan khusus karena berdampak pada psikologis yang mendalam sehingga dibutuhkan empati dari semua pihak.
"KDRT adalah hal yang serius tidak bisa dibuat main-main," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Tramadol Obat Apa? Disebut Dedi Mulyadi Jadi Pemicu Naiknya Kriminalitas di Jawa Barat
-
Warteg dalam Perspektif Gender: Tempat Makan yang Tak Ramah Perempuan
-
Ditolak Warga, Menteri Lingkungan Hidup: Bangunan Pabrik Sampah PSEL Mirip Mal
-
4 Rekomendasi Moisturizer Panthenol untuk Perbaiki Skin Barrier, Mulai Rp30 Ribuan
-
Penampakan Mobil yang Dipakai Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Saat Ditangkap KPK
-
Ribuan Dolar Singapura Disita KPK dari Ruang Kepala Imigrasi Jaksel Winarko
-
Sumber Kekayaan Asila Maisa, Bantah Beli Barang Mewah Pakai Uang Ayah yang Jadi Wabup
-
Oppo Reno16 F 5G Eco Pack Pecahkan Batas Smartphone AI, Satukan ChatGPT, Gemini, dan Perplexity
-
Ulasan The Law Cafe: Mengurai Makna Keadilan di Luar Ruang Sidang
-
Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia