/
Sabtu, 01 Oktober 2022 | 14:43 WIB
Komisioner KPI Nuning Rodyah memberikan pernyataan tegas terkait penayangan pelaku KDRT di televisi dan radio. (Twitter/@KPI_Pusat)

Indotnesia - Komisi Penyiaran Indonesia merilis pernyataan tentang imbauan kepada lembaga penyiar untuk tidak memberi ruang kepada pelaku kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.bera

Hal itu menyusul kasus KDRT yang dialami penyanyi Lesti Kejora oleh suaminya, Rizky Billar. Lesti telah melaporkan Rizky ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Ibu beranak satu itu bahkan harus dirawat di rumah sakit untuk ditangani dokter. Meski demikian, proses hukum terus berjalan dan Rizky terancam hukuman penjara lima tahun.

Menanggapi kasus tersebut, pada Jumat (30/9/2022), KPI meminta stasiun televisi dan radio untuk tidak menjadikan pelaku KDRT sebagai pengisi acara atau penampil dalam acara televisi dan radio. 

Komisioner KPI Pusat Nuning Rodyah mengatakan para figur publik harus memberi contoh positif kepada pemirs, baik yang nampak di layar kaca maupun dalam kehidupan sehari-hari.

"Segala bentuk kekerasan, terutama KDRT, merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia," ujarnya.

Di Twitter, tweet pernyataan tegas KPI itu justru dipenuhi dengan komentar netizen yang mengingatkan kembali kasus pelecehan seksual di KPI. Seperti diketahui, pada September 2021, terungkap kasus pelecehan seksual yang dialami seorang karyawan KPI.

Peristiwa tersebut terjadi dalam lingkup kantor dan hingga kini kasusnya mandek. Padahal, korban pelecehan dan bullying itu mengalami trauma berkepanjangan.

"Keren KPI. Tapi kasus pelecehan karyawan kalian sudah sampai mana nih?" tulis seorang warganet di akun Twitter @KPI_Pusat.

Baca Juga: Mantan Pacar Penonton Ditelepon Vokalis The Script saat Konser, Warganet Heboh

"Yang benar kamu KPI? Kasus pelecehan di tempatmu sudah beres kah?" cuit yang lain.

"Kasus pelecehan apa kabar nih? Ditutup ruang atau pindah ruang?" tanya netizen lain.

Berbeda dengan Twitter, unggahan KPI di Instagram justru banjir dukungan warganet, yang memuji sikap KPI atas kasus yang sedang ramai dibicarakan.

"Ya gini Bagus. jangan biarkan si RB (Rizky Billar) berkeliaran di TV atau sosmed," tulis seorang warganet.

"Fix udah kayak Korea ya kan, kalau ada skandal langsung nggak usah muncul di TV lagi," saut netizen yang lain.

"Setuju banget, jangan yang lagi viral diberitain berulang-ulang, kasihan yang nonton," komentar warganet.

Load More