Indotnesia - Buntut laporan kasus KDRT membuat masyarakat beralih simpati hingga melayangkan boikot pasangan Lesti Kejora dan Rizky Billar. Terkait hal itu, Komisi Penyiaran Umum (KPI) menegaskan bahwa konten siaran tak hanya menghibur tetapi harus mengedukasi.
Komisioner KPI Pusat Mimah Susanti menyatakan memberikan kewenangan pada tiap-tiap stasiun TV untuk membuat dan memberikan acara yang akan disuguhkan pada masyarakat.
“Kewenangan itu kita kembalikan pada lembaga penyiaran masing-masing,” ujar Mimah dikutip dari Instagram @insta_julid.
Akan tetapi, dia memastikan siapa pun yang dihadirkan, baik pembawa acara, bintang tamu, dan sebagainya tidak memberikan dampak buruk pada ruang siar Indonesia.
“Kita memastikan dalam konten siaran, ruang siar kita benar-benar clear dan bersih,” lanjutnya.
Menurutnya, acara-acara di TV dan konten-konten siaran harus memiliki nilai edukasi bukan hanya sekedar hiburan semata.
“Kita ingin lembaga penyiaran, semua isi dari konten siaran itu benar-benar berorientasi pada edukasi publik. Jadi bukan hanya informatif dan menghibur, tetapi masyarakat juga dapat hal-hal edukasi mengedukasi,” ungkap Mimah.
Sementara terkait kasus Rizky Billar, KPI menyatakan hanya melakukan pemantauan dan pengawasan. Jika ditemukan ada dugaan pelanggaran, hal itu akan melalui kajian lagi dan memberikan sanksi sebagaimana peraturan yang berlaku.
Sebelumnya, kasus KDRT yang dilakukan Rizky Billar terhadap Lesti Kejora membuat Billar diberhentikan sebagai pembawa acara di salah satu stasiun TV swasta.
Baca Juga: Member BTS Batal Tunda Wajib Militer, Jin Jadi yang Pertama Ikut Wamil
Kemudian hingga Rizky Billar telah ditetapkan sebagai tahanan, Lesti Kejora mencabut laporan tersebut. Hal itu membuat geram masyarakat, karena merasa kena prank oleh pasangan Leslar.
Karena itu, beberapa warganet mulai melayangkan boikot Leslar kepada KPI. Banyak yang berpendapat bahwa orang yang telah kena kasus baik KDRT atau asusila sebaiknya tidak ditampilkan lagi di publik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Kemnaker Hubungi 100 Lulusan Difabel Satu per Satu untuk Ikut Program Magang Nasional
-
'Kami Memanusiakan Mereka', Janji Setneg Jamin Nasib Eks Karyawan Hotel Sultan Usai Diekseskui
-
Cuaca Ekstrem Terjang Sumut, 13 Rumah Rusak di Deli Serdang dan Gunungsitoli
-
Gibran Ajak Mahasiswa Tinjau Program MBG di Indonesia Timur
-
Didit Prabowo Tiba-tiba Temui Jokowi di Solo, Ada Apa?
-
DPRD DKI Dorong Penuntasan Program Penanganan RW Kumuh
-
5 Cushion Water Based yang Wudhu Friendly, Ringan di Kulit dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Piala Dunia dan Pentingnya Me Time di Tengah Kesibukan
-
5 Sunscreen Terbaik untuk Pria yang Aktif Beraktivitas di Luar Ruangan
-
KPK dan OJK Sepakat Tangani Bersama Kasus Korupsi di Sektor Keuangan