/
Senin, 24 Oktober 2022 | 10:40 WIB
Facebook/Mary Joy Mandane-Ortiz

Indotnesia - Seorang profesor di Filipina membagikan foto-foto mahasiswa yang sedang ujian. Uniknya, mereka mengenakan semacam penutup kepala yang disebut topi anti-nyontek.

Melansir BBC, potret tersebut merupakan sekumpulan mahasiswa di Bicol University College of Engineering di Kota Legazpi.

Profesor Mary Joy Mandane-Ortiz mengatakan mahasiswa memang diminta untuk mengenakan penutup kepala yang mencegah mereka saling menyontek.

Kemudian, banyak mahasiswa yang saking kreatifnya menggunakan bahan rumah tangga, seperti wadah telur, hanger yang dipasangi kertas, dan bahan bekas lainnya.

Bahkan, ada mahasiswa yang mengenakan helm full face dan topeng serial TV Money Heist saat ujian. Menurut Mandane-Ortiz, hal tersebut merupakan cara yang menyenangkan untuk mengajari mahasiswa tentang kejujuran dan integritas.

Sebenarnya, Profesor Mandane-Ortiz hanya meminta mahasiswa untuk membuat penutup kepala yang sederhana. Namun ternyata, kreativitas mereka melebihi ekspektasi.

Hasilnya, terlihat beberapa mahasiswa membuat topeng Halloween, sementara yang lain mengambil bahan seadanya di sekitar kampus.

Ia sendiri terinspirasi dari teknik serupa yang terjadi di Thailand pada 2013, di mana mahasiswa menggunakan kertas yang ditempelkan di sebelah kanan dan kiri kepala sehingga mereka tidak bisa menyontek.

Ribuan orang menyukai unggahan Profesor Mandane-Ortiz di Facebook. Bahkan, media lokal dan internasional telah meliput peristiwa unik tersebut.

Baca Juga: Sering Terjadi Saat Musim Hujan, Ini Panduan Keselamatan Ketika Ada Angin Puting Beliung

Kemudian, sejumlah sekolah dan universitas lain di Filipina untuk melakukan hal serupa. Para murid juga diminta untuk mengenakan penutup kepala anti-contek.

Mereka juga dilaporkan mengilhami sekolah dan universitas di bagian lain negara itu untuk mendorong siswa mereka sendiri untuk membuat penutup kepala anti-kecurangan.

Prof Mandane-Ortiz mengatakan anak didiknya tampil lebih baik tahun ini, didorong oleh kondisi ujian yang ketat untuk belajar ekstra keras.

Banyak dari mereka menyelesaikan tes mereka lebih awal, tambahnya - dan tidak ada yang ketahuan menyontek tahun ini.

“Saya sangat bangga dengan mahasiswa saya karena mereka sekarang sedang ujian mid-term sehingga bisa merasa tertekan dan stres, tapi mereka berhasil menambahkan warna dan kesenangan,” tulis Mandane-Ortiz seperti dikutip dari The Straits Times.

Load More