Indotnesia - Kabar gembira dari dunia olahraga Indonesia, ganda putra bulu tangkis Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto menjadi juara pertama dalam Denmark Open yang digelar di Jyske Bank Arena, Odense pada Minggu (23/10/2022) malam.
Kemenangan tersebut membuat kedua atlet Tanah Air itu jadi perbincangan publik hingga nama Muhammad Rian Ardianto menjadi trending Twitter dengan 11 ribu cuitan.
Lalu, siapa sosok Muhammad Rian Ardianto dan bagaimana jejak kariernya? Simak selengkapnya di bawah ini.
Profil dan Jejak Karier Muhammad Rian Ardianto
Muhammad Rian Ardianto adalah pemain bulu tangkis yang lahir pada 13 Februari 1996. Ia berasal dari Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Meski dikenal sebagai atlet bulu tangkis, Rian diketahui juga merupakan seorang pengusaha dengan memiliki usaha di sektor fesyen dan bisnis coffee shop bernama Fajri Coffee.
Pemuda 26 tahun ini memulai karier profesionalnya dengan bergabung untuk klub Jaya Raya Jakarta dalam kejuaraan nasional.
Dalam kejuaraan junior Alor tahun 2014, Rian berhasil meraih dua medali perak yang terdiri dari regu campuran dan ganda campuran dengan berpasangan bersama Rosyita Eka Putri.
Selain itu, pada tahun yang sama ia juga berhasil meraih satu perunggu di Kejuaraan Dunia Junior dari turnamen Taipei 2014 lewat ganda campuran serta satu perunggu dalam Kejuaraan Asia Junior.
Baca Juga: Kreatif! Mahasiswa Kenakan Topi Anti-contek, Ada yang Pakai Helm dan Wadah Telur
Sejak bergabung di Pelatihan Nasional (Pelatnas) Cipayung pada tahun 2014, Rian mulai diduetkan dengan Fajar Alfian hingga saat ini.
Keduanya berhasil menorehkan sejumlah prestasi membanggakan bagi Indonesia, di antaranya Piala Thomas 2018, dua medali perak Asian Games 2018, dan medali perunggu Asian Games 2017.
Selain itu, salah satu pemain andalan Indonesia itu juga berhasil memenangkan turnamen internasional termasuk Indonesia International pada tahun 2014, 2015, dan 2016 bersama Fajar Alfian.
Tak sampai disitu, keduanya juga berhasil menang dalam Austrian Open 2015 dan Grand Prix BWF di Chinese Taipei Masters 2016.
Muhammad Rian Ardianto bersama Fajar Alfian juga berhasil bertanding dalam Tur Dunia BWF dan berhasil memenangkan gelar di Malaysia Masters pada tahun 2018.
Pada penghujung bulan Maret 2022, Rian dan Fajar Alfian juga berhasil mengukir prestasi dengan menjuarai gelaran Swiss Open 2022 kelas ganda putra.
Bahkan, pada Juni 2022, keduanya menjadi wakil Tanah Air sebagai juara Indonesia Masters 2022 mengalahkan wakil non unggulan China, Liang Wei Keng/Wang Chang di Istora Senayan Jakarta dengan skor 21-10, 21-17.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana