Membantu Mengatasi Alzheimer dan Parkinson
Teh melati dengan polifenol yang kuat dapat menurunkan risiko penyakit Alzheimer dan Parkinson. EGCG yang tinggi juga dapat menekan peradangan dan menetralisir kerusakan akibat radikal bebas, yang menjadi faktor utama terkait dengan penyakit Alzheimer dan Parkinson.
EGCG menghentikan protein di otak agar tidak salah lipat dan menggumpal yang memicu peradangan dan merusak saraf otak. Sebuah analisis dari 8 penelitian pada 5.600 orang menyebutkan mereka yang teratur minum teh hijau memiliki risiko penyakit Parkinson 15% lebih rendah ketimbang mereka yang tidak minum teh hijau.
Membantu Menurunkan Diabetes
Diabetes tipe 2 merupakan penyakit yang paling umum terjadi ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Insulin adalah hormon yang membantu memindahkan gula dari darah ke dalam sel.
Teh melati yang terbuat dari teh hijau dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2. Senyawa EGCG dapat membantu tubuh memanfaatkan insulin lebih efektif dan mengurangi kadar gula darah.
Kemungkinan Menurunkan Risiko Kanker
Teh melati kaya akan oksidan yang membantu mengurangi kerusakan radikal bebas sehingga kemungkinan memiliki sifat melawan kanker.
Penelitian pada hewan menyebutkan, ECGC dalam teh mampu mengurangi ukuran tumor, merangsang kematian sel kanker kandung kemih, dan menekan pertumbuhan dan penyebaran sel kanker.
Baca Juga: Mengenal Raja Ali Haji, Sang Ulama Berjuluk Bapak Bahasa Indonesia
Namun, penelitian pada manusia tentang polifenol teh hijau dan kanker kandung kemih belum menunjukkan hasil yang konsisten.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
Berdemokrasi dengan Sehat: Bicara Politik itu Hak Warga Negara
-
Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Mengaku Ketua Panitia, Mahasiswa Unhas Lakukan Pelecehan Seksual Terancam Dipecat
-
Piala Dunia 2026: Hancur di Tangan Prancis, Langkah Irak di Kian Terjepit
-
Anime Horor Yamishibai Season 17 Mulai Tayang Juli, Usung Tema "Keputusan"
-
Belajar Hidup Sehat dari Ery Makmur: Mengubah 'Kecemasan' Menjadi Aksi Nyata Bersama Keluarga
-
Seruan Didenger, AS Longgarkan Pembatasan Perjalanan Timnas Iran
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan