Indotnesia - Artis Nikita Mirzani diketahui serang menjalani masa penahanan di Rutan Kelas IIB Serang, Banten. Namun, beberapa waktu lalu dia dilarikan ke rumah sakit karena penyakit saraf kejepit. Apa itu?
Sejak 25 Oktober wanita yang akrab disapa Nyai itu harus mendekam di penjara selama 20 hari karena kasus pencemaran nama baik. Akan tetapi belum genap masa tahanannya, artis 37 tahun itu terpaksa dilarikan ke rumah sakit.
Melalui keterangan sahabatnya Fitri Salhuteru, Nikita mengalami syaraf kejepit sehingga harus mendapat penanganan dokter.
"Nikita sakit syaraf kejepit di punggung," kata Fitri seperti dikutip dari Suar.com.
Meski begitu, kondisi pemain film Comic 88 itu saat ini sudah membaik setelah diobati dan sudah kembali ke lapas. Lalu, apa itu penyakit saraf kejepit?
Melansir Mayo Clinic, Saraf kejepit adalah kondisi terlalu banyak tekanan diterapkan pada saraf oleh jaringan di sekitarnya, seperti tulang, tulang rawan, otot atau tendon. Tekanan ini bisa menyebabkan rasa sakit, kesemutan, lemah, hingga mati rasa.
Saraf kejepit atau kecetit dapat terjadi di beberapa bagian tubuh, seperti tulang belakang atau pergelangan tangan. Beberapa gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini yaitu:
1. Mati rasa atau penurunan sensasi
2. Rasa sakit yang tajam atau seperti terbakar yang dapat menyebar ke luar
Baca Juga: Twitter Resmi Kenakan Biaya Pada Akun Centang Biru, Berikut Cara Mendaftar dan Membatalkan Langganan
3. Sensasi kesemutan
4. Kelemahan otot di daerah yang terkena
Sementara, beberapa kondisi ini dapat menjadi penyebab saraf kejepit yang dialami oleh sebagian orang.
1. Cedera
2. Rheumatoid atau radang sendi pergelangan tangan
3. Stres dari pekerjaan yang berulang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Terkini
-
Pesawat Alami Kendala Teknis, Satu Kloter Jemaah Calon Haji Asal Malang Tertahan di Kualanamu
-
Mudahkan Akses Kesehatan, BRI Kepanjen Hadirkan Ambulans untuk Santri di Malang
-
Basarnas Pastikan Evakuasi Tabrakan KRLArgo Bromo Selesai, Tak Ada Korban Tertinggal
-
Kiper Sassuolo: Ada Jay Idzes, Pertahanan Jadi Aman
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
BFI Finance Terseret Kasus Debt Collector Keroyok Warga: Kami Menolak Premanisme
-
Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi, Menteri PPPA Usulkan Gerbong Khusus Wanita Dipindah ke Tengah
-
5 Rekomendasi Foundation Minim Oksidasi dan Full Coverage
-
Apa itu UNCLOS? Hukum Internasional yang Menjadi Sorotan di Tengah Perang AS - Iran
-
Kasus Kecelakaan di Bekasi, Kenapa Gerbong Khusus Perempuan Ditempatkan di Ujung Rangkaian KRL?