/
Rabu, 23 November 2022 | 15:34 WIB
Ratu Permaisuri Camilla berdiri di samping Raja Charles III saat menyambut kunjungan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa di Inggris, Selasa (22/11/2022). (Instagram/@royalfamily)

Indotnesia - Istri Raja Charles III, Ratu Permaisuri Camilla, menjadi sorotan saat dirinya mengenakan mahkota safir berwarna biru milik mendiang Ratu Elizabeth II.

Wanita berusia 75 tahun itu terlihat anggun dengan mahkota safir Belgia, yang dipakainya untuk pertama kali setelah Raja Charles naik takhta.

Camilla memakai tiara itu dalam jamuan kenegaraan di Istana Buckingham pada Selasa (22/11/2022), saat menyambut kedatangan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa di Inggris.

Melansir People, mahkota safir tersebut pernah dipakai Ratu Elizabeth II saat mengunjungi Singapura pada 1989 dan kunjungan kenegaraan China ke Inggris pada 2015.

Senada dengan potret Ratu Elizabeth II dengan mahkota itu, Camilla juga melengkapi penampilannya dengan gaun renda warna biru karya perancang busana Bruce Oldfield.

Gaun tersebut juga dihiasi tanda kebesaran kerajaan Inggris, yakni selempang biru Order of the Garter dan pin bintang Dane Grand Cross of the Royal Victorian Order.

Selain itu, kalung, anting-anting, dan gelang yang senada dengan mahkota safir biru juga mempercantik penampilannya. Satu set perhiasan tersebut dikenal sebagai King George VI Victorian Suite.

Raja George, ayah Ratu Elizabeth II, memberikan perhiasan safir sebagai hadiah pernikahan putrinya pada 1947. Perhiasan tersebut diyakini berasal dari pertengahan tahun 1800-an, dengan gelang tambahan yang dibuat pada 1960-an.

Meski telah memakai mahkota milik Ratu Elizabeth II, intrik terus menyelimuti sosok Camilla, terutama mahkota apa yang kemungkinan ia kenakan pada penobatan suaminya pada musim semi depan.

Baca Juga: Terungkap, Leonardo DiCaprio dan Kate Winslet Hampir Tak Bintangi Film Titanic

Sejauh ini, Istana Buckingham mengonfirmasi sang ratu permaisuri juga akan dinobatkan di samping Raja Charles III pada 6 Mei 2023.

Salah satu mahkota yang mungkin ia pakai adalah mahkota yang dibuat untuk penobatan ratu permaisuri terakhir, yakni nenek Charles, Ratu Elizabeth, yang kemudian dikenal sebagai Ibu Suri untuk menghindari kebingungan dengan Ratu Elizabeth II.

Mahkota tersebut berhiaskan berlian Koh-i-Nûr yang kontroversial. Permata 105,6 karat itu awalnya diakuisisi oleh East India Company, yang kemudian dibawa ke Inggris, dan berakhir sebagai koleksi Ratu Victoria.

Kemudian muncul desakan di India agar berlian tersebut dikembalikan. Kepemilikan Koh-i-Nûr juga diklaim oleh Pakistan dan Afghanistan.

Load More