Indotnesia - Laporan International Diabetes Foundation (IDF) pada 2021 menemukan ada 19,5 juta penduduk Indonesia menderita diabetes. Selain gaya hidup, penyakit kencing manis ini juga bisa disebabkan faktor keturunan.
Maka dari itu, sejumlah orang harus waspada apabila anggota keluarganya memiliki riwayat diabetes. Ada cara untuk menurunkan risiko tersebut, salah satunya dengan minum kopi.
Melansir Eat This, Not That, Rabu (23/11/2022), penelitian yang dipublikasikan di The American Journal of Clinical Nutrition menemukan kemungkinan kopi dapat menurunkan risiko diabetes karena faktor keturunan.
Penelitian tersebut melibatkan 4.522 perempuan sebagai partisipan. Mereka memiliki riwayat diabetes melitus gestasional atau diabetes kehamilan. Periode penelitian mulai 1991 hingga 2017 dan partisipan diperika gaya hidupnya setiap dua hingga empat tahun sekali.
Beberapa dari mereka mengonsumsi kopi berkafein dan tanpa kafein. Sampel darah mereka diambil untuk dianalisis. Hasilnya, sebanyak 979 peserta mengidap diabetes tipe 2.
Penelitian mengungkap, minum kopi berkafein secara teratur berkaitan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2.
"Studi ini menarik dan penting karena menunjukkan kopi dapat berdampak positif pada kehidupan perempuan, yang berkemungkinan memiliki penyakit diabetes tipe 2, ujar Pakar Diet di Elderly Assist Inc, Amber Dixon.
"Ada kemungkinan kafein memiliki efek yang berbeda pada wanita daripada pria, yang masuk akal mengingat temuan penelitian ini," imbuhnya.
Menurutnya, bahan aktif kafein pada kopi merupakan stimulan yang membantu menurunkan kadar gula darah. Kafein menurunkan kadar insulin dan meningkatkan penyerapan glukosa.
Baca Juga: Lebih Sedikit dari Jogja, Berapa Jumlah Penduduk Qatar?
Para peneliti menemukan konsumsi kopi juga berkaitan dengan metabolisme yang lebih baik. Minum kopi dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 dengan membantu mempertahankan berat badan dan level tekanan darah yang sehat.
“Selain bertindak sebagai suplemen diet untuk diabetes, kopi dan kafein telah terbukti memiliki beberapa manfaat kesehatan lainnya, termasuk mengurangi risiko penyakit Parkinson karena kandungan antioksidannya, sekaligus mengurangi risiko penyakit Alzheimer,” jelas Dixon.
Meski demikian, jumlah kopi yang dikonsumsi juga punya aturannya. Dixon menjelaskan, minum kopi berkafein dalam jumlah sedang, yakni satu hingga tiga cangkir sehari, yang juga bermanfaat bagi otak, jantung, dna organ lainnya.
Mengonsumsi lebih dari empat cangkir kopi per hari justru akan membahayakan kesehatan. Risiko penyakit jantung dan beberapa jenis kanker juga meningkat.
"Kalau minum lima cangkir kopi atau lebih per hari dapat menyebabkan efek samping yang parah seperti insomnia, lekas marah, dan kecemasan," imbuh Dixon.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Penyebab Kematian Jayden Adams Masih Gelap, Benarkah Gegara Tenggak Cairan Ini?
-
Panas! Provokasi Lamine Yamal Jelang Kick Off Prancis vs Spanyol
-
Susunan Pemain Prancis vs Spanyol: Mbappe Pimpin Les Blues, La Furia Roja Andalkan Yamal
-
Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh
-
Mandy CJ Gelar Pameran Tunggal The Way Back, Jadikan Seni sebagai Jembatan Toleransi
-
Head to Head Inggris vs Argentina: Tiga Singa Hanya Dua Kali Kalah, Salah Satunya karena Gol Tangan
-
Di Balik Soundtrack Film 402: Rumah Sakit Angker Korea, Ada Sisipan Notasi 'Laa Ilaha Illallah'
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
-
Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi
-
Ivan Gunawan hingga Ruben Onsu Bicara Soal Reset Hidup: Bukan Sekadar Mengejar Kesuksesan