Indotnesia - Kisah seorang ibu di Tuban Jawa Timur yang rela menjual ginjalnya untuk membayar hutang sang anak ramai dibicarakan. Aksi menjual organ tubuh untuk mendapatkan uang belakangan memang sering terjadi.
Akan tetapi, sebenarnya apa yang akan terjadi jika manusia hanya memiliki satu ginjal di tubuhnya?
Ginjal memiliki fungsi menyaring dan membersihkan senyawa beracun dalam darah. Mengutip dari laman P2PTM Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), berikut fungsi ginjal bagi tubuh:
1. Mengeluarkan sisa-sisa produk dari tubuh
2. Menyeimbangkan cairan tubuh
3. Memproduksi sel darah merah
4. Mengatur tekanan darah dan menyaring 120 – 150 liter darah per hari
5. Mengaktifkan Vitamin D untuk kesehatan tulang dan gigi
Melansir Healthline, manusia akan tetap bisa hidup dengan normal dan baik meski hanya memiliki satu ginjal. Mereka juga tidak akan mengalami banyak masalah jangka panjang atau pendek jika satu ginjal tersebut sehat.
Baca Juga: (HOAKS) Waspada Modus Cek Status Vaksinasi Lewat Telepon
Akan tetapi, ketika satu ginjal diangkat atau disumbangkan, ginjal yang lain tidak mengkompensasi. Oleh karena itu, fungsi ginjal secara keseluruhan berkurang setengahnya.
Selain itu, ada beberapa dampak yang mungkin ditimbulkan jika seseorang hanya memiliki satu ginjal dalam tubuhnya.
1. Risiko terkena tekanan darah tinggi (hipertensi)
2. Retensi cairan
3. Kehilangan protein dalam urin (proteinuria)
Jika seseorang yang memiliki dua ginjal dapat melakukan berbagai macam aktivitas secara normal, sebaliknya memiliki satu organ ini harus benar-benar menjaga kesehatan ginjalnya. Karena jika ginjal satu-satunya ini tidak berfungsi dengan baik, maka tidak ada yang bisa menggantikan kerjanya.
Beberapa kegiatan yang tidak boleh dilakukan oleh penderita satu ginjal, seperti olahraga berat dan melakukan diet khusus. Selain itu, mereka juga sebaiknya tetap menjaga pola hidup sehat dan mencukupi kebutuhan cairan dan tidak berlebihan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Profil dan Kekayaan Mochtar Riady yang Mau Jual One Raffles Place Singapura
-
Celengan Ramadan: Menanam Disiplin Finansial Sejak Dini
-
Update 32 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 23 Februari 2026: Ada Pele, Al Jaber, dan Noor Gratis
-
Tegas! Wali Kota Bekasi Setop Paksa Proyek Galian 'Siluman' di Kali Abang Tengah
-
Awas! Kaspersky Temukan Situs Weverse Palsu Incar Fans BTS Arirang Tour
-
Silsilah Keluarga Arya Iwantoro, Suami Dwi Sasetyaningtyas Langgar LPDP?
-
Transfer Pembalap Terlalu Cepat, Joan Mir Takut Salah Ambil Keputusan
-
98 Ribu Guru Madrasah Ikut PPG, Kemenag: Jika Lulus, Bisa Terima Tunjangan Profesi Tahun Depan
-
Singgung Prabowo Trah Sultan HB II, Tuntut Pengembalian Aset Jarahan Geger Sepehi 1812 dari Inggris
-
Bank Mandiri Awali 2026 dengan Fundamental Solid, Perkuat Ekonomi Kerakyatan