/
Minggu, 27 November 2022 | 11:28 WIB
Gitasav. (Youtube/Gita Savitri Devi)

Indotnesia - Nama Gitasav kembali jadi bahan rujakan warganet Twitter hingga trending. Kali ini, lantaran konten opini yang menjadikan namanya dibicarakan.

Awalnya, pemilik nama asli Gita Savitri Devi itu mengomentari foto tutup mulut Timnas Jerman. Komentar itu lantas menuai beragam komentar dari warganet karena dianggap pro LGBT

"Di satu sisi kaya pencitraan ya? Seharusnya kamu bisa melakukan yang lebih baik dari sekadar itu. Di sisi lain phobia LGBT benar-benar mengakibatkan konsekuensi di dunia nyata. Orang-orang kehilangan hak dan hidupnya karena gender dan perbedaan jenis kelaminnya. Jadi lebih baik bersikap seperti itu daripada tidak bicara sama sekali," tulis Gitasav dalam Instastory menjawab pertanyaan warganet.

Karena tulisannya yang dianggap mengkritisi aturan Qatar itu, nama Gitasav menjadi trending di Twitter. Kemudian, pada Sabtu (26/11/2022) dia membuat konten untuk menanggapi warganet terkait komentar dia sebelumnya.

“Kali ini gue menyebut soal pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan Qatar saat Piala Dunia dan menggunakan argumen bahwa itu adalah kultur mereka. Di video ini gue beropini kenapa argumen itu problematik dan sarat akan hipokrisi,” tulisnya di akun YouTube Gita Savitri Devi.

Namun, opininya tersebut malah membuatnya kembali diperbincangkan warganet. Akan tetapi, sebenarnya siapa sosok Gitasav atau Gita Savitri Devi?

Melansir dari berbagai sumber, Gitasav adalah konten kreator sekaligus vlogger YouTube kelahiran 27 Juli 1992 di Palembang, Sumatera Selatan. Dia awalnya suka mengcover lagu-lagu yang diunggah di YouTubenya.

Dia telah menikah dengan orang Jerman dan sekarang tinggal di sana. Sejak itu dia mulai aktif membuat konten yang membagikan pengalamannya tinggal di negeri orang. Dia juga suka membuat video tentang pendapatnya terhadap suatu hal atau kejadian yang sedang ramai.

Selain di YouTube, dia juga aktif di Instagram dan telah memiliki 1 juta pengikut. Lewat media sosial itu, dia membagikan opini-opininya atau kata-kata motivasi, seperti tentang hate speech dan xenophobia. 

Baca Juga: Acara Jokowi di GBK Sisakan 31 Ton Sampah, DLH Kerahkan 500 Pasukan Orange

Tak hanya membuat konten, dia juga suka menulis bahkan telah menetbitkan buku berjudul Rentang Kisah dan A Cup Of Tea.

Gita adalah orang yang dikenal lugas dalam berbicara, karena itu dia sering mendapat komentar orang. Selain itu, dia juga penganut prinsip childfree, yang kebanyakan orang Indonesia masih menentang hal tersebut.

Load More