Indotnesia- Beberapa orang memiliki kelainan yang berhubungan dengan tulang belakang, salah satunya adalah lordosis.
Lordosis adalah sebutan medis untuk kondisi tulang belakang yang melengkung ke dalam secara berlebihan.
Melansir laman Spine Universe, lordosis didefinisikan sebagai kurva tulang belakang yang berlebihan ke dalam. Ini berbeda dari kurva normal tulang belakang di daerah serviks, toraks, dan lumbar, yang pada tingkat tertentu, baik kyphotic (dekat leher) atau lordotic (lebih dekat ke punggung bawah).
Kondisi ini jika dibiarkan saja bisa menimbulkan sejumlah masalah seperti nyeri punggung bawah, sakit leher, mati rasa, lemah, dan banyak lagi. Untuk itu, mari pahami penyebab, gejala, dan cara mengobati lordosis.
Penyebab
Beberapa penyakit atau gangguan bisa menjadi penyebab lordosis yang dialami oleh seseorang, di antaranya:
1. Diskitis, peradangan ruang diskus intervertebralis.
2. Kyphosis, mengacu pada bentuk tulang belakang yang melengkung secara tidak normal seperti punggung bungkuk.
3. Obesitas, beberapa orang yang kelebihan berat badan bersandar ke belakang untuk meningkatkan keseimbangan dan berdampak negatif pada postur tubuh.
Baca Juga: Spinal Muscular Atrophy, Penyakit Pelemahan Otot yang Diderita Bayi hingga Dewasa
4. Osteoporosis, penyakit kepadatan tulang yang dapat menyebabkan tulang belakang kehilangan kekuatan.
5. Spondylolisthesis, kondisi ketika tulang belakang bergeser dari posisi normal.
Gejala
Beberapa gejala lordosis yang dapat dialami seseorang, seperti:
1. Nyeri (baik di area punggung atau leher)
2. Mati rasa
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Diperkuat Eks Man United, Kongo Ukir Sejarah Lolos ke Piala Dunia Setelah 52 Tahun
-
Rupiah Kembali Bangkit, Dolar AS Lemas ke Level Rp16.983
-
APBN Mulai Ngos-ngosan! Anggaran Rapat Hotel dan Perjalanan Dinas PNS Mau di Hemat, MBG Gas Terus
-
Dikuasai Asing, Pemerintah Mulai Benahi Industri Gim Lokal
-
Indonesia Berduka Nama Personel UNIFIL yang Tewas Dibacakan Lantang di Depan Dewan Keamanan PBB
-
Main di2Laga FIFA Series 2026 dan Berstatus Abroad, Gimana Performa Ramadhan Sananta?
-
Penantian 20 Tahun, Republik Ceko Melaju ke Piala Dunia 2026
-
Belajar dari Zebra Cross 'Pac-Man', Pemprov DKI Diminta Wadahi Kreativitas Warga di Fasilitas Publik
-
Asal-usul 'Pokoknya Ada' yang Viral dan Jadi Meme di Media Sosial
-
Bidik Peluang ARA, IPO BSA Logistics (WBSA) Jadi Magnet Baru Investor Ritel