Indotnesia - Sosok pria yang pernah viral dengan klaim sebagai pemimpin kerajaan Sunda Empire, Lord Rangga meninggal dunia pada Rabu (7/12/2022) di Brebes, Jawa Tengah.
Kabar meninggalnya pria berusia 55 tahun tersebut tengah jadi perbincangan publik. Di hari yang sama, tagar Sunda Empire sampai trending di Twitter dengan 8 ribu cuitan yang didominasi oleh ungkapan belasungkawa warganet kepada sosok Lord Rangga alias Edi Raharjo.
Sunda Empire kembali menjadi perbincangan setelah sang pemimpin dikabarkan meninggal dunia. Untuk lebih mengenal kerajaan tersebut, simak penjelasannya di bawah ini.
Sunda Empire atau Kekaisaran Sunda telah berdiri sejak tahun 2017 dan baru muncul ke publik pada medio Januari 2020 setelah dokumentasi kegiatan mereka tersebar di internet hingga jadi viral di media sosial.
Kerjaan ini merupakan sebuah perkumpulan yang mendasarkan diri pada romantisme sejarah dimasa lalu.
Mereka yang tergabung dalam perkumpulan ini percaya, bahwa Sunda Empire merupakan kekaisaran yang besar antara bumi dan matahari .
Bahkan, petinggi Sunda Empire Lord Rangga juga pernah mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait klaimnya yang menyebut bahwa Pentagon di Amerika Serikat dan Perserikatan Bangsa-Bangsa berasal dari Bandung, Jawa Barat.
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa Sunda Empire bisa menyelamatkan bumi dan menghentikan perang nuklir.
Baca Juga: Konser Blackpink Terpantau Tetap Akan Digelar di GBK
Tak sampai disitu, pernyataan kontroversial Lord Rangga juga menyatakan bahwa Jack Ma dan Bill Gates akan bergabung dengan Sunda Empire hingga pengakuannya yang menyebut wilayah Nusantara bukan hanya Indonesia, tetapi juga mencakup 54 negara.
Lord Rangga sebagai pimpinan Sunda Empire juga kerap tampil dihadapan publik dan meyakini bahwa tatanan dunia perlu diatur kembali.
Kemunculan Sunda Empire dan berbagai klaim tidak masuk akal yang semakin masif beredar di media sosial, dianggap meresahkan oleh masyarakat.
Pihak Kepolisian Daerah Jawa Barat lantas menangkap sang pemimpin pada 28 Januari 2020 serta menetapkan tiga orang petinggi Sunda Empire lainnya, yaitu Nasri Banks selaku Perdana Menteri, Raden Ratnaningrum selaku Maharani, dan Lord Rangga sebagai Sekretaris Jenderal Sunda Empire.
Atas segala klaim yang dikatakan oleh para petinggi Sunda Empire, mereka akhirnya ditangkap atas tindakan penyebaran berita bohong.
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Strategi Adidas Kuasai Piala Dunia 2026: Lionel Messi Adu Akting dengan Timothe Chalamet
-
Harga BBM Diesel Mencekik, Toyota Siapkan Senjata Rahasia untuk Fortuner?
-
Apa Itu 'Homeless Media' yang Viral dari Kebijakan Bakom RI
-
Apakah Sunscreen Bisa Meredakan Jerawat? Simak Tips Memilih Produk yang Tepat
-
Oknum Guru SLB di Berau Jadi Tersangka Pencabulan 5 Siswi Disabilitas
-
Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah
-
Tren 'Kicau Mania' dan Suara Burung yang Tak Lagi Saya Dengar
-
Buku Puisi Sergius Mencari Bacchus: Antara Kesepian, Doa, dan Keberanian
-
Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai
-
Perwira Polda Sumut Kompol DK Dipecat Usai Viral Kasus Vape Narkoba