Indotnesia - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono resmi menggantikan jabatan Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), pada Selasa (13/12/2022) pagi.
Pengesahan Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dalam rapat paripurna di Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Sebelumnya, anggota TNI berusia 57 tahun ini telah dicalonkan oleh Presiden Joko Widodo pada 28 November 2022 untuk menggantikan Jenderal TNI Andika Perkasa yang akan memasuki masa purna tugas.
Lalu, siapakah sosok Laksamana Yudo Margono yang menjadi Panglima TNI baru? Simak profil lengkapnya di bawah ini.
Yudo Margono lahir pada 26 November 1965 di Desa Garon, Balerejo, Madiun, Jawa Timur.
Ia berasal dari keluarga sederhana yang berprofesi sebagai petani dan tumbuh besar di desa kelahirannya.
Ayah 3 anak ini mengenyam pendidikan di SDN 02 Garon dan menyelesaikan masa Sekolah Menengah Atas di SMA Negeri 1 Mejayan dan mendaftar di Akademi Angkatan Laut (AAL) di Surabaya, Jawa Timur, lalu lulus sebagai angkatan ke-XXXIII atau tahun 1988.
Usai lulus dari AAL, Yudo dibesarkan sebagai prajurit TNI AL di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dengan mengembang posisi sebagai Asisten Perwira Divisi (Aspadiv) Senjata Artileri Rudal di Kri Wilhelmus Zakaria Johannes-332.
Baca Juga: Bakal Bintangi Drama Terbaru Netflix, Ini Peran Bae Suzy di Drama Doona
Sejumlah jabatan penting dalam dunia militer lain yang pernah dipegangnya sebelum menjadi Panglima TNI, yaitu:
- Kadep Ops KRI Ki Hajar Dewantara 364 dan Palaksa KRI Fatahillah 361
- Komandan KRI Pandrong 801, KRI Sutanto 877, dan KRI Ahmad Yani 351
- Komandan Lanal Tual (2004-2008)
- Komandan Lanal Sorong (2008-2010)
- Komandan Satkat Koarmatim (2010-2011)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Promo Kue Kering Holland Bakery, Cocok untuk Hampers atau Hidangan Lebaran Premium
-
Dukungan KUR BRI Perkuat Produksi Genteng Lokal, Tingkatkan Omzet Bulanan
-
Selamat Jalan Fahdly: SMAN 5 Bandung Berduka, Sekolah Minta Stop Sebar Video Maut di Cihampelas
-
Patahkan Stigma Iran 'Seram', Traveler Ini Bagikan Pengalaman Salat di Masjid Syiah
-
20 Link CTTV Tol Real-time untuk Pantau Arus Mudik Lebaran 2026
-
IndoEBTKE ConEx 2026 Diluncurkan, Fokus Akselerasi Transisi Energi ASEAN
-
Malam Kelam di Cihampelas: Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Dugaan Bentrok Pelajar, Disdik Buka Suara
-
Ledakan Bubuk Mercon di Jombang: Lima Remaja Luka, Rumah Warga Rusak Parah!
-
Donald Trump Umumkan Pengeboman Terdahsyat dalam Sejarah Timur Tengah, Kilang Iran Dilindungi
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei