/
Minggu, 25 Desember 2022 | 20:33 WIB
Kereta Panoramic resmi beroperasi tuai pro-kontra warganet. (Kai.id)

Indotnesia - PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi mulai membuka penjualan tiket Kereta Panoramic pada 24 Desember 2022 yang dirangkaikan dengan perjalanan KA Taksaka Tambahan dengan rute Gambir - Yogyakarta dan sebaliknya.

Dalam siaran pers yang diunggah di laman KAI, Kereta Panoramic bakal beroperasi dalam rangka libur Natal dan Tahun Baru mulai dari 24 Desember 2022 hingga 8 Januari 2023.

Sebagai kereta Panoramic pertama di Indonesia, kendaraan satu ini memiliki kapasitas 46 tempat duduk dalam satu gerbongnya dan dijual dengan harga mulai dari Rp750.000.

Di media sosial, beberapa orang telah membagikan pengalamannya saat menaiki kereta Panoramic ini.

Bahkan, lewat akun Twitter resmi PT Kereta Api Indonesia (Persero) @KAI121 juga membagikan ulasan seorang warganet dalam membagikan pengalamannya pertama kali menaiki kereta yang diadaptasi dari Swiss.

“Review Kereta Panoramic Pertama di Indonesia. Akhirnya, Indonesia punya kereta panoramic yg memberikan experience baru naik KA menikmati perjalanan, melalui panoramic window & panoramic roof yg keren, beroperasi s.d 8 Jan 2023 di KA Taksaka Tambahan,” tulis keterangan dalam video yang diunggah.

Unggahan video di Twitter tersebut lantas banjir komentar pro-kontra warganet lainnya. Ada yang mengaku senang dan ingin segera mencoba kereta Panoramic, tetapi ada pula warganet yang mempermasalahkan urgensi dibentuknya layanan kereta tersebut.

“Ngilerr bgtt, semoga ada jalur ke semarang yaa min soale aku mau otewe sana huhu,” tulis salah seorang warganet yang pro.

“Liat semalem di stasiun yogyakarta, jd pengen nyoba,” ujar warganet lain.

Baca Juga: Tips Membuat Password yang Kuat untuk Menjaga Keamanan Data di Internet

“Heran. Masih aja ngerjain kereta model ginian. Coba dibenerin dulu itu fasilitas kereta jarak jauh yang duduknya bikin patah pinggang. Dikiro malang - pasar senen podo karo malang - kediri,” ungkap warganet lainnya.

“Bikin panoramic, ekonomi bangku gak manusiawi gak dipikirin. Udh banyak yg ngeluh gak di dengerin, caur,” komentar warganet.

Load More