Indotnesia - Publik terkejut dengan keputusan YG Entertainment yang memilih tidak melanjutkan kontrak eksklusif dengan anggota iKON. Belum juga reda dengan kabar tersebut, muncul isu BLACKPINK juga nggak akan lama lagi pindah agensi dan meninggalkan YG Entertainment.
Melansir The Korea Herald, Jumat (30/12/2022), BLACKPINK akan mengganti manajemennya menjadi The Black Label. Seorang sumber mengatakan, member BLACKPINK Rose, Jennie, Lisa, dan Jisoo akan meninggalkan YG dan bergabung dengan The Black Label.
Diskusi mengenai kontrak tersebut telah rampung pada tahun ini. Lalu, sebenarnya apa itu The Black Label?
The Black Label adalah agensi yang berada di bawah induk perusahaan YG Entertainment. Agensi ini dipimpin oleh Teddy, seorang direktur kreatif dan penulis lagu yang telah bekerja sama dengan BLACKPINK sejak girlband itu debut.
Sebelumnya Teddy juga merupakan produser in-house untuk YG. Dia terlibat dalam pendirian The Black Label pada 2016.
Tak hanya itu, ia telah memproduksi dan menulis lagu untuk beberapa artis di bawah naungan YG yakni Jinusean, Seven, Big Bang, 2NE1, Lee Hi, Blackpink, dan Jeon Somi.
Bahkan Taeyang dari Big Bang juga baru-baru ini menandatangani kontrak dengan The Black Label. Banyak yang menyebut keputusannya berdasarkan rasa kepercayaan yang kuat pada produser dan kerja sama tim mereka yang terjalin sejak lama.
Sejauh ini, pihak agensi belum mau mengkonfirmasi tentang kabar bergabungnya BLACKPINK ke The Black Label.
"Saya tidak dalam posisi untuk mengkonfirmasi berita itu, tapi kontrak kami dengan para member belum berakhir. Sulit memastikan apakah mereka akan menandatangani kontrak dengan THE BLACK LABEL atau tidak setelah kontrak mereka berakhir," ucap perwakilan YG.
Baca Juga: Respon Pelatih Terkait Penyerangan Bus Timnas Thailand, Alexandre Polking: Semua Masalah Pengaturan
Seperti diketahui, kontrak BLACKPINK dengan YG akan berakhir pada tahun depan sejak debut mereka pada 2016. Panjang standar kontrak eksklusif antara agensi dan artis adalah 7 tahun.
Sebagai induk perusahaan The Black Label, YG Entertainment masih menguasai agensi itu sebanyak lebih dari 50%. Menurut Koreaboo, induk perusahaan masih mengendalikan sekitar 20-50% agensi yang berada di bawahnya.
BLACKPINK telah merilis album keduanya bertajuk "Born Pink" pada September 2022. Girlband tersebut saat ini sedang melakukan tur dunia, dan baru saja menyelesaikan tur di Amerika Utara dan Eropa.
Pada tahun depan, Rose, Jennie, Lisa, dan Jisoo akan berjumpa dengan penggemar di Asia dan Oceania.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Persib Susah Payah Bungkam Bali United, Frans Putros: Yang Penting Menang!
-
Cuaca Ekstrem Terjang Jaktim Kemarin, Belasan Pohon Tumbang Timpa Ruko dan Kendaraan Warga
-
Start Sempurna, Pembalap Indonesia Kibarkan Merah Putih di Sirkuit Sepang ARRC 2026
-
Pebalap AHRT Sukses Amankan Podium di ARRC 2026 Sepang
-
Bertabur Bintang, Ini Deretan Artis yang Didapuk Jadi Bridesmaid Syifa Hadju
-
Membaca Ulang Keberagaman di Indonesia dalam Buku Ahok Koboi Jakarta Baru
-
Film Metal Gear Solid Dapat Lampu Hijau dari Sony, Libatkan Sutradara Final Destination
-
Wapres AS Kena Troll Kedubes Iran: Gagal Pimpin Negosiasi dan Disorot Usai Orban Kalah Pemilu
-
Kasukabe Dancers Super Hot! Film Shin-chan Ini Bakal Bikin Kamu Ngakak Seharian!
-
Warga Iran Lega Gencatan Senjata, Tapi PHK Sudah di Mana-mana dan Hidup 'Ngap-ngapan'