Indotnesia - PT Pertamina (Persero) resmi menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertamax yang berlaku mulai Selasa (3/1/2022) pukul 14.00 WIB.
Dilansir dari laman resmi Pertamina, harga BBM non subsidi Pertamax di wilayah Pulau Jawa mengalami penurunan sebesar Rp1.100 per liter menjadi Rp12.800 per liter dari yang sebelumnya Rp13.900 per liter.
"PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum," tulis Pertamina, Selasa (3/1/2023).
Selain itu, harga BBM non subsidi yang mengalami penurunan yaitu Pertamax Turbo Dexlite dari harga Rp15.200 per liter menjadi Rp14.050 per liter dan Pertamina Dex yang sebelumnya dibanderol Rp17.300 per liter menjadi Rp16.000 per liter.
Penurunan harga sejumlah BBM non subsidi tersebut terjadi setelah harga minyak dunia yang sempat naik ke atas US$100 per barel akibat perang Rusia dan Ukraina, kini turun menjadi US$79 per barel.
Adapun harga BBM Pertamina per Provinsi yang berlaku mulai Selasa, 3 Januari 2023, yaitu:
Aceh
Pertamax Rp 12.800
Pertamax Turbo Rp 14.050
Baca Juga: New York Legalkan Jenazah Manusia untuk Dijadikan Kompos, Seperti Apa?
Dexlite Rp 16.150
Pertamina Dex Rp 16.750
Free Trade Zone Sabang
Dexlite Rp 16.150
Sumatera Utara
Pertamax Rp 13.050
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati