Indotnesia - Nama Mario Dandy Satrio sedang ramai jadi perbincangan publik setelah kasus penganiayaan yang dilakukannya kepada putra pengurus GP Ansor, pada Senin (20/2/2023) viral di media sosial.
Tak hanya menjadi bual-bualan publik, kasus itu juga mencuri perhatian Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani karena gaya hidup mewah Mario Dandy sebagai anak pejabat pajak yang tidak wajar.
Lewat akun Instagram pribadinya @smindrawati, menteri berusia 60 tahun itu mendukung proses hukum kasus tersebut agar dijalankan secara konsisten dan seadil-adilnya.
Tak hanya itu, Menkeu juga mengecam gaya hidup mewah yang ditunjukkan oleh keluarga jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang dapat menurunkan integritas serta kepercayaan publik.
“Kemenkeu mengecam gaya hidup mewah yang dilakukan oleh keluarga jajaran Kemenkeu yang menimbulkan erosi kepercayaan terhadap integritas Kementerian Keuangan dan menciptakan reputasi negatif kepada seluruh jajaran Kemenkeu yang telah dan terus bekerja secara jujur, bersih dan profesional,” tulisnya, pada Rabu (22/2/2023).
Lebih lanjut, Sri Mulyani juga menegaskan bahwa dirinya akan bertindak tegas berupa tindakan disiplin bagi jajaran Kemenkeu yang melakukan korupsi dan pelanggaran integritas.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu juga akan melakukan penyelidikan sesuai aturan untuk jajaran Kemenkeu yang diduga melanggar aturan.
“Kemenkeu terus melakukan langkah konsisten untuk menjaga integritas seluruh jajaran Kementerian Keuangan, dengan menerapkan tindakan disiplin bagi mereka yang melakukan korupsi dan pelanggaran integritas,” lanjut Sri Mulyani.
“Irjen Kemenkeu melakukan langkah sesuai aturan untuk penyelidikan jajaran yang ditengarai melanggar aturan dan Kemenkeu terus melakukan tindakan disiplin sesuai aturan ASN yang berlaku,” tutupnya dalam keterangan tertulis.
Baca Juga: Apa Itu Sanksi Demosi yang Diberikan Kepada Richard Eliezer?
Sebelumnya, nama Mario Dandy viral di Twitter setelah seorang warganet menuntut keadilan bagi David, anak pengurus GP Ansor yang dianiaya oleh Mario.
Kejadian yang terjadi di Tangerang, Banten itu membuat David mengalami luka serius hingga saat ini masih tidak sadarkan diri dan sedang berada di ICU Rumah Sakit Medika.
Tak hanya geram karena aksi pengeroyokan yang dilakukan oleh Mario kepada David, warganet juga menyoroti gaya hidup mewah Mario di akun media sosialnya yang dinilai janggal sebagai anak pejabat eselon II Ditjen Pajak.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
CSI Banting Harga Chery E5, Turun Sampai Rp 40 Juta
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu
-
Executive Talk | Hoaks Kesehatan dan AI, Ini Pandangan RS Pelni
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
3 Lampu Emergency Terbaik dan Tahana Lama Sampai 20 Jam, Solusi Listrik Mati dalam Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026: Blunder Popovic Bikin Australia Harus Bertarung Keras Hingga Laga Pamungkas
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru
-
Miris! Anak di Way Kanan Dicabuli Selama Enam Tahun