/
Senin, 27 Februari 2023 | 10:47 WIB
Sri Mulyani saat menjadi pembicara di salah satu acara di Sumenep. (Instagram/@smindrawati)

Indotnesia - Buntut kasus penganiayaan anak pejabat pajak Mario Dandy Satrio membuat publik menyorot sejumlah barang mewah yang kerap dipamerkannya, salah satunya Harley Davidson. Bahkan, kasus tersebut juga memantik Menteri Keuangan RI Sri Mulyani untuk membubarkan klub motor gede (moge) para pegawai pajak BlastingRidjer DJP. 

"Meminta agar klub BlastingRidjer DJP dibubarkab," kata Sri Mulyani seperti dikutip keterangan unggahan di Instagram pribadinya, Minggu (26/2/2023). 

Menurutnya, gaya hidup mengendarai dan memamerkan moge membuat persepsi publik menjadi negatif. Selain itu Sri Mulyani juga menilai kalau moge bagi para pegawai/pejabat pajak dan Kemenkeu tersebut melanggar azas kepatutan publik. 

Tak hanya itu, dia juga meminta agar Dirjen Pajak menyampaikan dan menjelaskan jumlah harta kekayaannya beserta sumbernya kepada publik. 

"Jelaskan dan sampaikan kepada masyarakat/publik mengenai jumlah Harta Kekayaan Dirjen Pajak dan dari mana sumbernya seperti yang dilaporkan kepada LHKPN."

Lantas, bagaimana sejarah Harley Davidson sebagai salah satu moge kenamaan? 

Harley Davidson didirika oleh dua orang yang namanya tersemat dalam merek tersebut, yaitu William S. Harley dan Arthur Davidson. 

Perusahaan Harley-Davidson Inc merupakan pembuat motor asal Amerika Serikat yang bermarkas di Milwaukee, Wisconsin. 

Sejak berdiri pada tahun 1903, perusahaan itu pernah menjadi produsen sepeda motor terbesar di dunia pada periode akhir perang Dunia 1 hingga tahun 1928. Meskipun di tahun-tahun awal mereka sempat mengalami jatuh bangun. 

Baca Juga: IPK 1 Mario Dandy Trending di Twitter, Begini Tips Jitu Menaikkan IPK Kuliah

Saat ini Harley-Davidson Inc telah memasarkan produknya ke berbagai belahan dunia. Di Indonesia, sepeda motor buatan mereka termasuk ke dalam barang mewah. 

Harley Davidson termasuk moge karena motor-motor produksinya memiliki kapasitas mesin besar berkisa 700 sampai 1000-an sentimeter kubik (cc). 

Produk mereka juga dikenal sebagai motor penjelajah (cruiser) kelas berat. Tak heran, banyak kaum lelaki yang rela merogoh kocek yang cukup banyak untuk memiliki kendaraan tersebut. 

Load More