Indotnesia - Buntut kasus penganiayaan anak pejabat pajak Mario Dandy Satrio membuat publik menyorot sejumlah barang mewah yang kerap dipamerkannya, salah satunya Harley Davidson. Bahkan, kasus tersebut juga memantik Menteri Keuangan RI Sri Mulyani untuk membubarkan klub motor gede (moge) para pegawai pajak BlastingRidjer DJP.
"Meminta agar klub BlastingRidjer DJP dibubarkab," kata Sri Mulyani seperti dikutip keterangan unggahan di Instagram pribadinya, Minggu (26/2/2023).
Menurutnya, gaya hidup mengendarai dan memamerkan moge membuat persepsi publik menjadi negatif. Selain itu Sri Mulyani juga menilai kalau moge bagi para pegawai/pejabat pajak dan Kemenkeu tersebut melanggar azas kepatutan publik.
Tak hanya itu, dia juga meminta agar Dirjen Pajak menyampaikan dan menjelaskan jumlah harta kekayaannya beserta sumbernya kepada publik.
"Jelaskan dan sampaikan kepada masyarakat/publik mengenai jumlah Harta Kekayaan Dirjen Pajak dan dari mana sumbernya seperti yang dilaporkan kepada LHKPN."
Lantas, bagaimana sejarah Harley Davidson sebagai salah satu moge kenamaan?
Harley Davidson didirika oleh dua orang yang namanya tersemat dalam merek tersebut, yaitu William S. Harley dan Arthur Davidson.
Perusahaan Harley-Davidson Inc merupakan pembuat motor asal Amerika Serikat yang bermarkas di Milwaukee, Wisconsin.
Sejak berdiri pada tahun 1903, perusahaan itu pernah menjadi produsen sepeda motor terbesar di dunia pada periode akhir perang Dunia 1 hingga tahun 1928. Meskipun di tahun-tahun awal mereka sempat mengalami jatuh bangun.
Baca Juga: IPK 1 Mario Dandy Trending di Twitter, Begini Tips Jitu Menaikkan IPK Kuliah
Saat ini Harley-Davidson Inc telah memasarkan produknya ke berbagai belahan dunia. Di Indonesia, sepeda motor buatan mereka termasuk ke dalam barang mewah.
Harley Davidson termasuk moge karena motor-motor produksinya memiliki kapasitas mesin besar berkisa 700 sampai 1000-an sentimeter kubik (cc).
Produk mereka juga dikenal sebagai motor penjelajah (cruiser) kelas berat. Tak heran, banyak kaum lelaki yang rela merogoh kocek yang cukup banyak untuk memiliki kendaraan tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
BBM Naik, Kritik Diblokade: Mengapa Hubungan Kita dan Pemerintah Makin Toxic?
-
Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Sarwendah Kirim Surat Ajak Ruben Onsu Bertemu, Pengacara Jadwalkan Bulan Depan
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
6 Shio Paling Beruntung Pada 14 Juni 2026, Temukan Peluang Baru di Akhir Pekan Ini
-
CCTV Mendadak Mati Saat Demo Mahasiswa, Ada Apa di Balik Layar Bundaran HI?
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?