Indotnesia - Gunung Merapi kembali erupsi pada Jumat (11/3/2023) dengan awan panas yang berguguran mengarah ke Kali Bebeng atau Krasak.
Hingga Minggu (12/3/2023), terjadi awan panas guguran Gunung Merapi, terakhir tercatat oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geoglogi (BPPTKG) pada pukul 14.22 WIB.
Dari pengamatan warga, seperti yang diunggah dalam akun Instagram @magelang_raya, nampak awan tinggi berbentuk tokoh wayang di Gunung Merapi.
Warganet pun langsung menghubungkan sosok yang tergambar pada awan itu sebagai Mbah Petruk. Ada juga yang menyebutnya sebagai sosok Gareng.
“Antara Petruk dan Gareng,” tulis seorang netizen di akun Instagram @jogja.
“Dulu 2010 sebelum meletus sore nya ada awan mirip mbah petruk juga kalo ga salah, tapi semoga tetap mandali aamiin,” tulis yang lain.
Keduanya merupakan tokoh pewayangan Punakawan yang terdiri dari Semar, Petruk, Gareng, dan Bagong. Namun, Gunung Merapi dekat dengan mitos Mbah Petruk.
Sosoknya pernah viral ketika Gunung Merapi erupsi pada 2010. Saat itu, juga muncul gambaran Mbah Petruk berupa awan di Merapi.
Tokoh yang kerap dikenal sebagai Kyai Petruk ini kerap muncul di saat Merapi erupsi atau sedang duwe gawe (sedang punya hajat). Ia merupakan salah satu prajurit Gunung Merapi.
Baca Juga: Fakta Menarik dari Konser BLACKPINK di GBK, Insiden Baju Rose dan Ticket On The Spot
Kehadiran sangat dinantikan ketika Merapi dalam keadaan kritis. Berdasarkan wawancara dengan juru kunci Bapak Asih pada 2016, seperti yang dikutip dari Journal Universitas Negeri Semarang, Kyai Petruk memilik sifat tumbak cucukan.
Tumbak cucukan berarti melaporkan segala hal secara detail. Biasanya ia akan hadir melalui mimpi untuk menjelaskan cara menyelamatkan diri ketika Merapi erupsi.
Dia juga diyakini keluar ketika terompet dibunyikan atau sebenarnya adalah suara gemuruh, yang menandakan Merapi akan meletus.
Pada 2020, dua bersaudara Cipto dan Sitras Anjilin menerima pesan dari Mbah Petruk melalui mimpi. Melansir Suara.com, kala itu Mbah Petruk berpesan kalau arak-arakan Merapi akan agak besar.
Cipto diminta untuk mencari ayam tulak untuk dikurbankan sebagai syarat keselamatan desa. Sosok Mbah Petruk juga hadir dalam mimpi beberapa warga desa lainnya yang memiliki kepekaan batin.
"Ada juga warga lain desa. Kebanyakan ke saya. Tapi, mungkin aktivitas saya beda, kurang peka gaibnya. Di antara 7 orang itu, yang hidupnya paling modern saya,” kata Sitras.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Genjot Daya Saing Daerah, Arsitek Lanskap Dorong Infrastruktur Hijau
-
Timnas Indonesia Juara AFF 2026? Pemain Keturunan di Super League Jadi Senjata Rahasia Garuda
-
Ekonom PEPS: Kriminalisasi Sengketa Bisnis Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
Nova Arianto Jadi Pelatih Sementara Timnas U-17, Siap Lahirkan Talenta Emas
-
Duit Jadi Magnet Pemain Keturunan Timnas Indonesia Hijrah ke Super League Musim Ini
-
Lee Dong Wook Digaet Bintangi Drama Romantis Dewasa Bertajuk Love Affair
-
5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
-
Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Naik, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Harga Emas Melemah Setelah Sempat Kembali ke Level 5.000 Dolar AS