Indotnesia - Jika kamu berkunjung ke Bantul, Yogyakarta, salah satu makanan yang bikin penasaran adalah mie lethek. Secara harfiah, lethek berarti kotor. Nama ini diambil karena memang warna dari mie ini yang “kotor”, tidak seperti mie biasanya yang lebih cerah.
Mie lethek adalah sejenis bihun yang berwarna keabu-abuan terkesan kusam karena tidak menggunakan bahan pemutih, pewarna, pengawet. Mie yang terbuat dari tepung tapioka ini diolah secara tradisional.
Lalu, bagaimana awal kemunculan mie lethek di Bantul? Melansir ditus Indonesiana Kemendikbud, salah satu yang terkenal dengan produksi mie lethek adalah Dusun Bendo, Trimurti, Srandakan.
Ada dua pabrik industri mie lethek di sana, dengan mereka Cap Busur Panah dan Dusun Bendo Garuda, Pabrik di desa itu telah berdiri sejak 1940-an oleh simbah bernama Umar asal Yaman, Timur Tengah.
Saat salat di Masjid Kauman, warga setempat yang melihat kehadiran Umar yang tidak bisa berbahasa Indonesia dengan lancar. Warga pun memanggil KH Bakir Saleh yang bisa berbahasa Arab, Keduanya pun lama kelamaan menjadi akrab.
Mbah Umar ingin pergi ke wilayah yang belum memahami Islam. Kemudian, ia ditunjukkan daerah bernama Wedi Kengser. Ia mempelajari bahwa warga setempat nggak butuh uang, tapi makanan.
Ia lantas mendirikan pabrik bahan pangan dari tiang-tiang dari kayu jati sehingga membentuk pendopo. Bangunan itu menjadi tempat tinggal dan pabrik. Peralatan yang digunakan sangat tradisional, seperti selinder, pres, dan penggerak dari tenaga sapi.
Kala itu pula, singkong mudah diperoleh karena kebanyakan orang berkebun dan bertani. Sampai sekarang, pembuatan mie lethek masih dilakukan secara tradisional.
Alat yang digunakan berupa penggiling tepung dari batu silinder seberat 1 ton yang ditarik dengan tenaga sapi. Oven yang dipakai menggunakan bahan bakar kayu. Alat pencetak mie saat ini sudah diganti mesin.
Baca Juga: Videonya Viral, Oknum Nakes Remehkan Pasien BPJS Ungkap Permohonan Maaf
Seperti yang diunggah di akun Twitter @Jogja24 jam, Minggu (19/3/2023). Cuplikan video itu memperlihatkan bagaimana proses produksi mie lethek dalam wadah besar, yang pengolahannya juga dibantu tenaga sapi.
Sistem kerja berlangsung secara kekeluargaan sehingga terbangun suasana gotong royong. Pembuatan mie lethek juga membangun komunikasi sosial di antara para warga. Keterampilan warga Bendo dalam membuat mie juga jadi identitas dusun.
Oh ya, mie lethek juga jadi salah satu makanan favorit Presiden ke-44 Amerika Serikat Barack Obama. Ketika berkunjung ke Indonesia pada 2017, ia ketagihan melahap mie lethek di Restoran Bumi Langit.
Jadi, kalau berkunjung ke Yogyakarta, jangan lupa cicipi olahan mie lethek ya!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Kritik Pedas Mahasiswa untuk Pemerintah: Muak dengan Kondisi Negara, Jengkel dengan Kebijakan!
-
BRI: Stabilitas Pasar Terjaga, Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
MBG Hilang dari Sejumlah Sekolah di Kota Makassar
-
Massa Mahasiswa ke Aparat di Thamrin: Bapak Nanti Jaganya di HI Saja, Biarin Kita Jalan Dulu Pak!
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Diikuti Lebih Dari 45.000 Peserta dari 52 Negara
-
Jejak Angelo Pandeli: Pentolan Hells Angels yang Diburu Dunia Ditangkap di Bali
-
DPR Endus Pemborosan Rp1 T di BGN, Desak Audit Investigatif Ribuan Dapur MBG
-
Purbaya Mau ke China & Inggris Minggu Depan demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah
-
Jennifer Coppen dan Justin Hubner Resmi Menikah, Maharnya Tiga Keping Emas dengan Berat Unik