Indotnesia - Setiap 30 Maret, kita merayakan Hari Film Nasional, sesuai Keputusan Presiden Indonesia Nomor 25 Tahun 1999. Pemilihan tanggal 30 Maret diambil dari hari pertama syuting film karya sutradara Usmar Ismail berjudul Darah dan Doa.
Film hitam putih itu rilis pada 1 September 1950 dan merupakan film pertama yang diproduksi perusahaan film Indonesia (Perfini). Tapi jauh sebelum itu, ada sebuah film buatan Indonesia yang dibintangi oleh pemeran-pemeran lokal.
Jadi saat Indonesia masih bernama Hindia Belanda, kalangan Belanda dan Eropa bisa menonton film di bioskop mulai tahun 1900. Kala itu, film-film yang ditampilkan merupakan impor. Sampai akhirnya pada 1911, muncul film dokumenter buatan dalam negeri tapi kalah bersaing.
Pada 1926, film buatan NV Java Film membuat film berjudul Loetong Kasaroeng yang mengisahkan cerita rakyat Sunda. Jadi bisa dibilang, film Loetong Kasaroeng sebagai film pertama buatan Indonesia, yang kala itu masih bernama Hindia Belanda.
Film bisu dan berwarna hitam putih ini diperankan oleh pemeran lokal dan ditayangkan perdana di kota Bandung pada 31 Desember 1926. Film garapan sutradara Belanda, G. Kruger dan L. Heuveldorp ini tayang hingga 6 Januari 1927.
Film ini bercerita tentang kisah seorang gadis yang jatuh cinta pada seekor lutung, yang ternyata seorang pangeran titisan Sunan Ambu. Kakak-beradik Purbasari dan Purbararang saling berkompetisi.
Sang kakak, Purbararang, punya kekasih bernama Indrajaya. Sementara adiknya, Purbasari, menjalin percintaan dengan seekor lutung bernama Guru Minda, yang sebenarnya titisan Sunan Ambu.
Dua bintang yang terlibat dalam film ini adalah aktris bernama Oemoeh dan aktor bernama Martonana. Kehadiran film ini juga nggak bisa dilepaskan dari peran Bupati Bandung kala itu, Wiranatakusumah V.
Ia begitu mencintai kesenian dan film tersebut sekaligus membangkitkan kecintaan masyarakat Sunda terhadap kebudayaannya. Loetoeng Kasaroeng menjadi tonggak bersejarah bagi produksi film-film dalam negeri.
Baca Juga: Heboh Kasus Pencucian Uang, Ini 5 Film tentang Money Laundry yang Wajib Ditonton
Bahkan hingga kini, film karya anak bangsa berhasil menyaingi film keluaran Hollywood. Nggak cuma di bioskop, film baru bahkan bisa dinikmati melalui layar ponsel melalui platform-platform streaming berbayar.
Selamat Hari Film Nasional!
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
-
Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya
-
MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar
-
Sesi Sambutan di Acara Resmi, Warisan Feodal yang Dianggap Normal
-
Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris
-
Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira
-
Lina Mukherjee Kena Body Shaming Bekas Luka Caesar, Amanda Manopo Kasih Pembelaan Begini
-
Sekolah Rakyat Rasa Militer? 1.000 Taruna Kemhan Bakal Diterjunkan Gembleng Disiplin Siswa
-
Di Tiongkok Guru Setara Dokter, di Indonesia Guru Honorer Dijerat Judi Online: Ada Apa?
-
Ribuan Siswa Lolos PTN Memilih Tak Daftar Ulang, Sinyal Krisis Biaya Pendidikan?