Indotnesia - Pada 12 April 2023, Netflix merilis trailer serial dokumenter berjudul Queen Cleopatra, dengan Jada Pinkett Smith sebagai produser eksekutif. Namun, serial ini justru menuai banjir kritik karena Cleopatra diperankan oleh perempuan berkulit hitam.
Dalam keterangannya, Netflix menjelaskan bahwa Cleopatra merupakan ratu pemberani yang kecantikannya dan kisah romansanya kerap menutupi aset utama dalam dirinya, yakni kecerdasannya.
“Warisan Cleopatra telah menjadi bahan perdebatan akademis, yang sering diabaikan oleh Hollywood. Sekarang serial kami menilai kembali bagian menarik dari kisahnya,” tulis Netflix dalam keterangan trailernya.
Di Twitter, sebanyak lebih dari 26 ribu kicauan memperdebatkan serial dokumenter ini hingga Minggu (16/4/2023). Mereka mempertanyakan sosok Ratu Cleopatra yang digambarkan sebagai perempuan berkulit hitam.
Bahkan Greek City Times menulis dokumenter Cleopatra di Netflix itu problematik. Menurut laman itu, serial dokumenter Queen Cleopatra mempromosikan Afrocentrism yang merupakan ideologi untuk mendukung orang Afrika-Amerika.
Hal tersebut dinilai berbahaya karena mengklaim firaun dan orang Mesir kuno sepenuhnya berkulit hitam. Padahal, orang Mesir beragam dengan jejak DNA yang sebagian besar adalah etnis Mesir dan orang Arab.
Di sisi lain, Cleopatra merupakan seorang Makedonia Yunani, yang merupakan ratu terakhir dari dinasti Ptolemeus di Mesir.
“Jadi jelas pembuat acara ini bahkan nggak melakukan penelitian yang tepat, mereka hanya ingin memaksakan ide tersebut kepada pemirsa,” tulis situs tersebut.
Sementara itu, muncul petisi di change.org yang meminta agar serial dokumenter tersebut dibatalkan. Dari 15.000 tanda tangan, sudah 12.500 tanda tangan yang terkumpul.
Baca Juga: Bangun Kembali Hubungan yang Kandas, Ini Tips Balikan sama Mantan
“Cleopatra lahir di Alexandria, Mesir, pada dinasti Ptolemeus dari keturunan Yunani. Dia tidak berkulit hitam. Petisi ini bukannya mau melawan orang kulit hitam, tapi hanya seruan untuk melestarikan sejarah dan integritas orang Mesir dan Yunani,” tulis pencetus petisi dalam keterangannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kunjungi Sekolah Rakyat Gresik, Gus Ipul Pantau Program Taruna Bhakti Nusantara
-
GEMPAR di Pasar Ngijon, Strategi Sleman Wujudkan Pasar Nyaman dan Ekonomi Berdaya
-
Menteri ATR Nusron Wahid Ungkap Banyak Laut di Batam Dikapling Tanpa Izin PKKPRL
-
Bukan Indonesia! Vietnam Disebut Negara ASEAN Paling Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
-
Danantara Housing Expo 2026 Hadir untuk Wujudkan Rumah Idaman, Tawarkan DP Mulai 1%
-
5 Rekomendasi Drama China Tayang Agustus 2026: Dari Romansa Modern hingga Costume Drama
-
5 Serum Vitamin C dan Niacinamide untuk Cerahkan Kulit Kusam, Mulai Rp20 Ribuan
-
BRI Dorong Remitansi PMI Jadi Modal Usaha Produktif Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Taiwan
-
Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Golkar Tegaskan Komitmen Sanksi Bagi Kader Bermasalah
-
Rp11,3 Triliun Digelontorkan, BNPP Fokus Benahi Empat Masalah Besar Kawasan Perbatasan RI