Indotnesia - “Minal Aidzin Wal Faidzin. Maafkan lahir dan batin. Selamat para pemimpin, rakyatnya makmus terjamin”. Demikian penggalan lirik lagu Selamat Hari Lebaran karya Ismail Marzuki yang kerap menghiasi perayaan Idulfitri setiap tahunnya.
Lagu tersebut seringkali terdengar dengan lirik yang masih terkesan “aman”. Padahal, lirik lengkapnya penuh kritik sosial. Lagu tersebut rilis pada awal 1950-an, dengan penyanyi aslinya bernama Didi.
Sementara Ismail Marzuki sendiri merupakan seorang komponis besar Tanah Air, yang juga pencipta lagu-lagu nasional seperti Indonesia Pusaka, Gugur Bunga, Rayuan Pulau Kelapa, dan Halo-halo Bandung.
Lalu, seperti apa lirik lengkap lagu Selamat Hari Lebaran karya Ismail Marzuki? Berikut selengkapnya:
Setelah berpuasa satu bulan lamanya
Berzakat fitrah menurut perintah agama
Kini kita ber-Idulfitri, berbahagia
Mari kita berlebaran, bersuka gembira
Berjabatan tangan sambil bermaaf-maafan
Baca Juga: Lirik AMYGDALA dari Agust D, Ungkap Kisah Sedih Masa Kecil Suga BTS
Hilang dendam habis marah
Di Hari Lebaran
Reff:
Minal Aidzin Wal Faidzin
Maafkan lahir dan batin
Selamat para pemimpin
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan